Kisah Perempuan Kanaan: Teladan Iman yang Membawa Mukjizat

  • 31 Mei 2026 20:56 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Dalam tayangan Religi Pagi Kristen edisi Minggu, 31 Mei 2026, Pendeta Yeremia Tiroan mengupas kisah inspiratif dari Injil Matius 15:21-28 mengenai perempuan Kanaan yang memiliki iman luar biasa. Meskipun bukan dari bangsa Israel, perempuan ini tetap datang kepada Yesus untuk memohon kesembuhan bagi anaknya yang kerasukan setan.

Pendeta Yeremia menekankan bahwa iman yang teguh akan membawa seseorang untuk selalu datang kepada Yesus, tanpa mengandalkan kekuatan diri sendiri. Meski sempat tidak dijawab dan bahkan diminta pergi oleh para murid, perempuan tersebut tidak menyerah.

Hal ini menunjukkan bahwa iman harus tetap bertahan meskipun sedang diuji oleh keadaan. Ujian sering kali diizinkan Tuhan bukan untuk menunjukkan ketidakpedulian, melainkan untuk mengokohkan iman setiap umat-Nya.

Selain itu, kerendahan hati menjadi kunci penting dalam kisah ini. Ketika Yesus memberikan jawaban yang seolah menguji kerendahannya, perempuan tersebut tetap merespons dengan penuh kerendahan hati dan berharap pada belas kasihan Tuhan.

"Sikap ini mengajarkan bahwa orang yang rendah hati lebih mudah mengalami pertolongan Tuhan dibandingkan orang yang sombong. Kerendahan hati yang tulus adalah wujud iman yang menyentuh hati Tuhan." Pendeta Yeremia Tiroan.

Puncaknya, iman yang besar akhirnya mendatangkan jawaban nyata dari Tuhan. Yesus memuji iman perempuan tersebut dan seketika itu juga anaknya sembuh.

Kisah ini memberikan pesan kuat bahwa iman yang tekun, disertai kerendahan hati, tidak akan pernah sia-sia di hadapan Tuhan. Setiap pergumulan hidup yang dibawa kepada-Nya akan indah pada waktunya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....