Pertamina Pastikan Penanganan Cepat Kebakaran Motor di SPBU Tanjung Selor
- 20 Mei 2026 10:36 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan penanganan darurat di SPBU 63772002 Jalan Ahmad Yani, Jelarai, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, berjalan cepat dan sesuai prosedur keselamatan operasional. Pernyataan ini dikeluarkan menyusul insiden terbakarnya satu unit kendaraan roda dua di area SPBU tersebut pada Minggu (17/5/2026). Pertamina memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang menimpa salah satu konsumen tersebut. Berdasarkan penelusuran awal, percikan api diduga kuat muncul akibat adanya kebocoran teknis pada kendaraan.
“Muncul percikan api pada kendaraan yang diduga berasal dari kebocoran pada bagian tangki atau karburator setelah proses pengisian BBM selesai dilakukan,” ujar Edi Mangun dalam keterangan resminya.
Begitu percikan api muncul dari motor konsumen, operator SPBU langsung bergerak melakukan mitigasi risiko sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) keselamatan. Layanan pengisian BBM di sekitar lokasi pun sempat dihentikan sementara demi keamanan.
Petugas SPBU di lapangan langsung mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di dekat dispenser untuk melokalisasi dan memadamkan kobaran api sebelum meluas.
"Penanganan di lapangan dilakukan secara cepat oleh operator SPBU sesuai SOP keselamatan. Kondisi dapat segera dikendalikan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun dampak yang lebih luas," lanjut Edi.
Menurutnya Berkat kesigapan petugas, situasi di area SPBU berhasil dikendalikan dalam waktu singkat. Motor yang menjadi sumber api juga langsung dievakuasi keluar dari area SPBU agar tidak mengganggu objek vital lainnya.
Sebagai langkah tindak lanjut pasca-insiden, Pertamina langsung melakukan inspeksi menyeluruh terhadap seluruh fasilitas operasional SPBU guna memastikan tidak ada kerusakan sistemik. Selain itu, Pertamina juga langsung melakukan pengisian ulang (refill) terhadap tabung-tabung APAR yang sempat digunakan dalam pemadaman.
Insiden ini menjadi momentum bagi Pertamina untuk kembali memperketat pengawasan aspek HSSE (Health, Safety, Security & Environment) di seluruh lini.
"Kami terus mengingatkan pengelola dan operator SPBU untuk disiplin menjalankan SOP pelayanan. Evaluasi dan penguatan prosedur keselamatan terus dilakukan secara berkala karena keselamatan adalah prioritas utama kami," tegas Edi.
Ditambahkan EDI Bagi masyarakat Bulungan dan sekitarnya, Pertamina menjamin bahwa insiden lokal ini tidak memengaruhi pasokan energi di wilayah tersebut.
Stok BBM di SPBU 63772002 dipastikan berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan harian masyarakat. Ketersediaan seluruh varian produk mulai dari Biosolar, Pertalite, Pertamax, hingga Dexlite tetap terjaga.
Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan dapat kembali melakukan pengisian bahan bakar seperti biasa di SPBU tersebut setelah seluruh proses pengecekan operasional rampung dilakukan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....