BMKG Tarakan Ingatkan Warga Lereng Waspada Ancaman Longsor
- 09 Feb 2026 22:09 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan – BMKG Juata Tarakan mengeluarkan himbauan khusus bagi masyarakat yang tinggal di wilayah lereng atau dataran tinggi di Kalimantan Utara. Intensitas hujan yang tinggi pada Jumat 6 Februari 2026 dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko pergerakan tanah atau longsor.
Forecaster BMKG Tarakan, Novira Ismi Handayani, menekankan bahwa kondisi tanah menjadi sangat riskan saat diguyur hujan lebat secara terus-menerus. Oleh karena itu, warga di daerah rawan diminta untuk lebih waspada dan segera mengambil langkah antisipasi jika melihat tanda-tanda bahaya.
"Bagi masyarakat di wilayah lereng, kami harap lebih waspada. Intensitas hujan yang tinggi membuat kondisi tanah menjadi lebih riskan," tutur Novira dalam penjelasannya kepada RRI.
Selain waspada longsor, masyarakat juga dihimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak. Hal ini penting untuk menghindari risiko kecelakaan atau gangguan kesehatan akibat cuaca buruk yang sedang melanda.
Bagi warga yang terpaksa harus berkegiatan di luar, BMKG menyarankan untuk selalu menyiapkan perlengkapan pelindung seperti jas hujan. Pemeriksaan kondisi kesehatan juga menjadi poin penting agar tubuh tetap fit menghadapi cuaca dingin dan lembap.
Potensi hujan sedang hingga lebat ini diperkirakan masih akan menghantui wilayah Kalimantan Utara hingga tiga hari ke depan. Hal ini merujuk pada pola cuaca yang menunjukkan adanya penumpukan awan konvektif di beberapa titik strategis.
BMKG berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan peringatan dini kepada masyarakat. Kerjasama antarwarga untuk saling mengingatkan kondisi cuaca di lingkungan masing-masing sangat diharapkan demi meminimalisir dampak bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....