Tanpa Dia Bukti Foto Otentik Proklamasi Tidak Pernah Ada
- 19 Agt 2024 10:03 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan: Dialah Frans Mendur lengkapnya Frans Soemarta Mendur seorang fotografer jurnalistik, lahir di Kawangkoan, Minahasa, Sulawesi Utara. Frans Mendur adalah adik kandung Alexius Impurung Mendur atau Alex Mendur yang juga seorang fotografer jurnalistik.
Ketika kabar mengenai rencana Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 tersiar, Frans Mendur tidak ingin melewatkan peristiwa yang sangat bersejarah tersebut. Bersama sang kakak Alex Mendur, Pada 17 Agustus pagi-pagi sekali, mereka bergegas menuju tempat dilangsungkannya Proklamasi Kemerdekaan RI diPegangsaan Timur 56. Frans dan Alex Mendur dengan sigap mengambil gambar prosesi detik-detik Proklamasi 17 Agustus. Keduanya berhasil mengabadikan detik-detik proklamasi melalui jepretan foto menggunakan kamera Leica, bahkan roll film milik Alex Mendur terisi penuh dengan foto-foto tentang peristiwa bersejarah tersebut.

Frans Mendur
Namun, tidak lama setelah pembacaan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus dilangsungkan, tentara Jepang datang dan merampas foto dan kamera proses Proklamasi milik Alex Mendur. Beruntung, Frans Mendur berhasil menyelamatkan roll film berisi foto peristiwa bersejarah tersebut dari Jepang, dan mengubur filmnya di bawah pohon di halaman kantor berita Asia Raya. Saat Jepang menggeledahnya, Frans mengaku bahwa filmnya telah dirampas oleh Barisan Pelopor pendukung Soekarno. Setelah Jepang pergi dan situasi aman, Frans Mendur mengambil roll film yang dikuburnya tersebut dan mencetaknya di kamar gelap Kantor Berita Domei dan dipublikasikan untuk pertama kalinya pada 17 Februari 1946 dalam penerbitan khusus “Nomor Peringatan Enam Bulan Republik” yang diterbitkan harian Merdeka.
Berkat kecerdikan Frans Mendur mengelabui Jepang, foto detik-detik Proklamasi 17 Agustus 1945 tersebut dapat dilihat hingga kini.
Tahun 2009 dan 2010, pemerintah menganugrahi Alex Mendur dan Frans Mendur penghargaan Bintang Jasa Utama dan Bintang Mahaputra Nararya sebagai jurnalis foto pada masa revolusi.
Dan pada tahun 2013 Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono meresmikan Tugu Mendur Bersaudara dan museum foto yang didirikan di tanah leluhur keluarga Mendur di Kecamatan Kawangkoan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....