Mitos atau Fakta ; Jambu Biji Peyebab Usus Buntu?
- 03 Nov 2024 05:26 WIB
- Tarakan
KBRN, Tarakan : Jambu biji atau jambu klutuk, dikenal sebgai salah satu buah yang rendah kalori dan tinggi serat. Merujuk laporan FoodData Central, dalam 100 gram jambu biji mengandung 5,4 gram serat dan 86 kalori. Meski begitu, sampai saat ini sebagian masyarakat awam masih berasumsi bahwa jambu biji kurang baik untuk kesehatan usus. Mengonsumsi biji jambu klutuk diyakini bisa memicu usus buntu.
Benarkah begitu? Mari kita luruskan pemahaman tersebut dengan menyimak artikel ini.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan Asian Pasific Journal of Tropical Biomedicine pun melaporkan, orang yang mengonsumsi biji jambu, kecil risikonya terkena usus buntu. Seperti yang kita tahu, biji jambu itu berukuran kecil dan ketika masuk dalam tubuh akan dihancur oleh enzim pencernaan.
Pernyataan ini dikuatkan lagi dalam sebuah tayangan YouTube RS Pondok Indah, dokter bernama Sugiharto Purnomo, Sp.B.SubBDig mengatakan bahwa konsumsi biji jambu tidak menyebabkan radang usus buntu. Menurut penuturan sang dokter, usus buntu adalah nama organ yang berada di bagian awal usus besar, tepatnya sisi kanan bawah perut.
Radang usus buntu terjadi karena infeksi pada rongga usus buntu. Infeksi tersebut terjadi karena adanya penumpukan makanan tertentu yang tidak bisa dicerna tubuh. Dalam jangka panjang dapat menyumbat usus dan berakhir radang usus buntu.Jadi Jelas, anggapan jambu biji penyebab usus buntu adalah perspektif yang salah kaprah.
Meski ditegaskan tidak ada pengaruh konsumsi jambu biji terhadap peradangan usus buntu, namun pastikan mengonsumsi jambu biji dalam jumlah wajar ya. Bukankah yang berlebihan itu tidak baik?