Ustaz Sutiono Ajak Umat Islam Persiapkan Ibadah Kurban

  • 27 Apr 2026 21:31 WIB
  •  Tarakan

rri.co.id, Tarakan – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Tarakan kembali menggelar program "Religi Pagi Islam" pada Senin (27/4/2026). Dalam edisi kali ini, narasumber Dr. H. Sutiono mengupas tuntas mengenai perintah dan keutamaan ibadah kurban menjelang hari raya Idul Adha.

Ustaz Sutiono menjelaskan bahwa syariat kurban telah ada sejak zaman Nabi Adam AS melalui kisah Qabil dan Habil. Ibadah ini kemudian ditegaskan kembali melalui ketaatan Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih putranya, Ismail AS, sebelum akhirnya digantikan dengan seekor domba sebagai bentuk ujian keimanan.

Lebih lanjut, ia memaparkan landasan hukum kurban yang tertuang dalam Al-Qur'an surah Al-Kautsar ayat 2, yakni perintah untuk salat dan berkorban. Menurutnya, mayoritas ulama (jumhur) menilai hukum berkurban adalah sunah muakkad atau sunah yang sangat dianjurkan bagi setiap umat Islam yang memiliki kemampuan finansial setiap tahunnya.

Dalam tausiahnya, Ustaz Sutiono mengingatkan sebuah hadis tegas bagi mereka yang mampu namun enggan berkurban agar tidak mendekati tempat salat Idul Adha. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya bagi seorang muslim untuk menunjukkan rasa syukur atas limpahan rezeki Allah SWT melalui penyembelihan hewan kurban.

Mengenai teknis pembagian, ia menjelaskan perbedaan mendasar antara kurban dan zakat fitrah, di mana pekurban diperbolehkan mengonsumsi sebagian dagingnya. Daging kurban disarankan dibagi menjadi tiga bagian, yaitu sepertiga untuk pekurban, sepertiga untuk fakir miskin, dan sepertiga sisanya sebagai hadiah bagi masyarakat mampu lainnya.

Ustaz Sutiono juga memberikan pencerahan mengenai fleksibilitas jumlah hewan kurban, di mana satu ekor kambing dapat diniatkan untuk satu keluarga. Selain kambing, umat Islam juga dapat melaksanakan kurban secara kolektif, seperti tujuh orang untuk satu ekor sapi atau unta, sesuai dengan kemampuan masing-masing individu.

Sebagai penutup, ia mengajak warga Tarakan untuk mulai menyisihkan penghasilan sejak dini guna mempersiapkan hewan kurban terbaik. Dengan niat yang tulus dan perencanaan keuangan yang matang, diharapkan setiap keluarga muslim dapat melaksanakan ibadah ini demi meraih rida Allah SWT dan membantu sesama. (ADR)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....