SMA Negeri 5 Tarakan: Rayakan Hari Kartini dengan Kuliner Tidung, Puisi, dan Tari

  • 26 Apr 2026 09:51 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN, – Aula dan halaman SMA Negeri 5 Tarakan mendadak riuh dengan perpaduan aroma rempah yang menggoda dan hentakan gerak tari yang dinamis pada Kamis pagi. Dalam rangka memperingati Hari Kartini, sekolah ini menggelar rangkaian perayaan yang tidak biasa, menyatukan kelezatan kuliner khas Tidung dengan kedalaman sastra dan keindahan gerak tari tradisional.

Sebanyak 9 tim perwakilan kelas—terdiri dari 5 kelas dari jenjang Kelas 10 dan 4 kelas dari jenjang Kelas 11—tampil habis-habisan dalam kompetisi ini. Perayaan ini dirancang sebagai simbol perjuangan gender di level selanjutnya: sebuah panggung di mana keberanian bersuara, ketangkasan fisik, dan kecerdasan mengolah rasa bertemu dalam satu harmoni.

Panggung Ekspresi: Dari Bait Puisi hingga Gemulai Tari

Suasana aula terasa magis ketika satu per satu siswa naik ke podium untuk membacakan puisi-puisi bertema emansipasi. Suara yang lantang dan penuh penjiwaan seolah menghidupkan kembali surat-surat Kartini di hadapan para penonton.

Kemeriahan semakin memuncak saat aula diambil alih oleh para peserta lomba tari. Dengan kostum yang penuh warna, para siswa menampilkan tarian yang enerjik namun tetap anggun, menggambarkan sosok perempuan modern yang kuat namun tidak melupakan akar budayanya.

Menyesap Kearifan Lokal dalam Sajian Tidung

Di sisi lain aula, konsentrasi para siswa terbagi pada meja-meja masak. Mereka berkompetisi menyajikan hidangan autentik suku Tidung yang mulai jarang ditemui di meja makan generasi muda.

PLT Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Tarakan Sri Utami, M.Pd yang hadir meninjau setiap stan tampak terpukau dengan hasil karya para siswanya. Sambil mencicipi hidangan, beliau memberikan apresiasi atas kreativitas yang dianggapnya sangat membumi.

"Luar biasa sekali ya, ada ikan Kuah Kuning atau Palumara yang rempahnya sangat terasa, ada ikan Pindang, hingga Nasi Besubut yang unik dengan campuran jagung dan ubinya. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi kreativitas siswa dengan kearifan lokal orang Tidung," ungkap beliau dengan bangga.

Kartini di Level Selanjutnya

Bagi keluarga besar SMA Negeri 5 Tarakan, peringatan tahun ini bukan sekadar perayaan rutin. Penyelenggaraan lomba masak, puisi, dan tari secara bersamaan menunjukkan bahwa ruang bagi siswa untuk berkarya kini semakin luas dan setara.

"Kami pihak sekolah sangat mengapresiasi semangat anak-anak. Mengangkat tema kearifan lokal di hari besar nasional seperti ini adalah cara terbaik untuk mencintai identitas kita. Kami berharap ke depannya kegiatan ini akan semakin baik dan terus berlanjut," tutup PLT Kepala Sekolah.

Melalui perayaan ini, SMA Negeri 5 Tarakan sukses mengirimkan pesan bahwa semangat Kartini tetap hidup melalui lisan yang puitis, raga yang menari bebas, dan tangan yang lihai melestarikan warisan kuliner leluhur. (humas SMAN 5 Tarakan/Amr)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....