Menjadi UMKM 4.0: Apa Manfaatnya di Era Digital?

  • 04 Sep 2024 22:01 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan: UMKM 4.0 adalah singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang beradaptasi dengan revolusi industri 4.0. Istilah ini mengacu pada penerapan teknologi digital dan inovasi dalam sektor UMKM untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing.

Hal ini ditegaskan oleh Wulan Ayodya dalam bukunya UMKM 4.0 – Strategi UMKM Memasuki Era Digital. Ia menyebut bahwa pelaku UMKM era 4.0 lebih diarahkan pada digital, tidak lagi bermain pada tataran konservatif tetapi harus dapat melihat peluang digital sehingga dapat menyasar pasar yang lebih luas.

UMKM 4.0 bertujuan untuk membantu usaha mikro, kecil dan menengah bersaing dengan perusahaan besar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang cepat. Ini juga membantu mereka meningkatkan inovasi, efisiensi operasional, dan kapasitas untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus berubah.

“Mereka (UMKM) harus menjadi profesional, produktif, kreatif, dan be enterpreneural. Keempatnya harus saling terkait,” tutur Jacky Mussry, Executive Vice President Internasional Council for Small Business (ICSB) Indonesia.

UMKM yang beradaptasi dengan revolusi industri 4.0 bisa mengoptimalkan kemajuan teknologi yang tersedia, seperti e-commerce dan platform digital. Dengan memanfaatkan hal tersebut, UMKM dapat menjangkau pasar global tanpa batasan geografis. Ini memungkinkan mereka untuk menjual produk dan layanan ke pelanggan di seluruh dunia, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan potensi pendapatan.

Berdasarkan laporan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2022, disebutkan bahwa sebagian besar orang menggunakan internet utamanya untuk melakukan transaksi online (sebanyak 79%), mengakses layanan keuangan (sekitar 72,32%), dan juga mengakses layanan transportasi online (sekitar 76,47). Dari data tersebut, UMKM saat ini memiliki potensi pasar yang jauh lebih besar dari sebelumnya.

Untuk menjadi UMKM 4.0 juga perlu melibatkan penggunaan teknologi seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), big data, dan otomatisasi dalam proses produksi dan operasional.

“Penggunaan Teknologi IOT di era digital memberikan berbagai manfaat, seperti mempercepat akses dan proses transaksi bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, memperluas cakupan pasar, meningkatkan kenyamanan dalam komunikasi bisnis, dan memungkinkan berbagi data dengan kapasitas besar,” terang Aditya Wardhana, dalam bukunya Kewirausahaan dan UMKM di Era Digital 4.0.

Lebih lanjut, Wardhana juga menyebut bahwa Internet of Things bisa memberikan manfaat dengan menyediakan akses real-time ke volume dan informasi penjualan dan stok, meningkatkan keamanan data dan informasi, meningkatkan keterlibatan pelanggan, dan sejumlah manfaat lainnya.

UMKM 4.0 yang beradaptasi dengan era digital membawa banyak keuntungan yang dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Dengan memanfaatkan teknologi dan data, UMKM dapat meningkatkan efisiensi, memperluas pasar, dan berinovasi dalam cara yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....