Panas Berkepanjangan, Waspada Titik Hotspot Baru

  • 15 Sep 2026 19:28 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan, mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Terutama titik panas (hotspot) baru akibat cuaca panas berkepanjangan.

Forecaster Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan, Ida Bagus Gede Yamuna mengatakan, ditengah cuaca panas dan minim hujan dapat mempengaruhi timbulnya titik hotspot baru. Jadi masyarakat diingatkan untuk tidak membakar lahan.

"Walaupun titik hotspot saat ini perlahan mulai berkurang, namun dengan cuaca panas dengan suhu udara bisa mencapai 33 derajat celsius di khawatirkan bisa menimbulkan titik hotspot baru," katanya, Selasa (15/9/2026).

Ida Bagus mengungkapkan, untuk kondisi kabut asap masih terlihat. Terutama saat pagi hari kabut asap sangat terasa namun di siang hari sedikit berkurang.

"Tetap waspada terhadap Karhutla. Untuk kabut asap masih ada meski berkurang signifikan. Kabut terasa saat pagi hari," tuturnya. (Jafar)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....