Donasi untuk NTT Terkumpul Rp16 Juta
- 09 Sep 2026 20:52 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN - Palang Merah Indonesia (PMI) Tarakan mengumpulkan donasi kemanusiaan sebesar Rp16.650.000,- dari masyarakat dan sejumlah sekolah untuk membantu warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua PMI Tarakan H. Hamid Amren, S.E. mengatakan, dana yang terkumpul tersebut selanjutnya diserahkan kepada PMI Kalimantan Utara (Kaltara) agar digabungkan dengan donasi yang dihimpun PMI kabupaten.
“Selanjutnya donasi dari PMI se-Kaltara akan dihimpun menjadi satu dan dikirimkan kepada PMI kabupaten yang terdampak bencana di NTT,” kata Hamid di Tarakan, Rabu (9/9/2026).
Ia menjelaskan, pengumpulan donasi dilakukan selama 18 Agustus-3 September melalui donasi QRIS/transfer serta penggalangan bantuan dari sejumlah sekolah yakni SMAN 2 Tarakan, SMPN 1 Tarakan, SMPN 7 Tarakan, SDN 001 Tarakan, dan SD Yaditra Tarakan. Dari target awal sebesar Rp10 juta, PMI Tarakan berhasil menghimpun dana Rp16.650.00,- juta.
Menurutnya, penghimpunan donasi merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Kota Tarakan terhadap warga yang terdampak bencana. “Kami menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, sekolah, relawan, dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa semangat kemanusiaan tidak dibatasi oleh jarak,” ujar mantan Sekda Tarakan ini.
PMI Tarakan tidak menyalurkan donasi tersebut secara langsung ke lokasi terdampak, melainkan menyerahkannya melalui PMI Provinsi Kaltara sesuai mekanisme koordinasi PMI. Dana yang telah dihimpun selanjutnya akan digabungkan dengan donasi dari PMI Kabupaten/Kota lainnya untuk dikirimkan kepada PMI di wilayah kabupaten yang terdampak bencana di NTT. “Dengan mekanisme ini, bantuan yang terkumpul dari Kaltara dapat dikelola secara terkoordinasi dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak,” katanya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat solidaritas antardaerah dalam penanganan bencana.
PMI Kota Tarakan juga memastikan proses penghimpunan dan penyerahan donasi dicatat dan didokumentasikan sebagai bagian dari pertanggungjawaban serta penerapan prinsip transparansi maupun akuntabilitas dalam pengelolaan bantuan kemanusiaan. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....