Kapolres Tinjau Lokasi Terbakarnya Batu Bara di Pantai Amal
- 05 Sep 2026 20:02 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan – Kapolres Tarakan, AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K., bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Tarakan, BPBD Kota Tarakan, serta masyarakat melakukan kunjungan lapangan sekaligus penanganan sementara terhadap terbakarnya batu bara bawah tanah di depan Gedung Universitas Borneo Tarakan (UBT), Jalan Amal Lama, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan sekitar pukul 11.00 WITA, merupakan langkah lanjutan dalam penanganan material batu bara yang terbakar di lokasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penyiraman air dalam mengurangi titik api serta meminimalisir potensi penyebaran bara atau asap.
Selain melakukan penyiraman, petugas juga melakukan langkah pengamanan dan penanganan terhadap badan jalan yang terdampak material batu bara. Penutupan jalan secara total dilakukan pada area yang terdapat material batu bara guna menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi petugas dalam melaksanakan proses penanganan maupun perbaikan.
Pengupasan badan jalan juga dilakukan pada area terdampak. Langkah tersebut bertujuan mengisolasi material batu bara yang berada di dalam maupun di bawah permukaan jalan sehingga dapat mengantisipasi kemungkinan material kembali menyala.
Selanjutnya, akan dilakukan pembuatan penampungan air di sekitar area material batu bara. Penampungan tersebut disiapkan untuk mendukung proses pendinginan serta memudahkan petugas dalam melakukan penanganan apabila masih terdapat material yang berpotensi kembali terbakar.
Selama proses penutupan dan perbaikan jalan berlangsung, arus lalu lintas masyarakat akan dialihkan melalui jalur alternatif, yakni Jalan Amal Baru Gang Polmas RT 5, Kelurahan Pantai Amal, maupun melalui jalur Karungan. Khusus kendaraan bus maupun orang tua yang mengantar siswa dan siswi SMP Negeri 10 Tarakan, akan diarahkan melalui Jalan Amal Baru, Gang Polmas RT 5, untuk menjaga kelancaran sekaligus keselamatan pengguna jalan.
"Penanganan yang dilakukan secara cepat, terpadu dan mengutamakan keselamatan masyarakat. Langkah penanganan sementara ini diharapkan dapat mengurangi titik api serta mencegah penyebaran bara dan dampak yang ditimbulkan dari material batu bara terbakar," ujar Kapolres.
Warga menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat kepolisian dalam mengurangi titik sebaran api serta menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar.
Kegiatan kunjungan lapangan dan penanganan sementara di lokasi titik api material batu bara tersebut selesai sekitar pukul 12.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, kondusif dan terkendali. (CRZ)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....