BMKG Deteksi 14 Titik Panas Tinggi di Kaltara

  • 11 Agt 2026 23:08 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 14 titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) pada Senin (10/08/2026).

Data tersebut tercantum dalam peta sebaran titik panas BMKG yang bersumber dari pengamatan satelit Terra, Aqua, S-NPP, dan NOAA20. Berdasarkan tingkat kepercayaannya, terdapat 2 titik panas dengan tingkat kepercayaan rendah, 159 titik dengan kepercayaan sedang, dan 14 titik dengan kepercayaan tinggi.

Sebaran titik panas terlihat di sejumlah wilayah Kaltara, dengan konsentrasi yang cukup banyak berada di Kabupaten Malinau dan Bulungan. Selain mendeteksi titik panas, BMKG juga memetakan tingkat kemudahan terbakar melalui Fine Fuel Moisture Code (FFMC).

Peta yang berlaku pada 10 Agustus 2026 pukul 06.00 UTC atau 14.00 WITA menunjukkan sebagian wilayah Kaltara berada dalam kategori sangat mudah terbakar (very high). Wilayah dengan kategori sangat mudah terbakar terutama terlihat mendominasi wilayah Bulungan, Tana Tidung dan Tarakan.

Kondisi ini menunjukkan adanya wilayah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap terjadinya kebakaran, terutama apabila terdapat sumber pemicu api dan kondisi lingkungan yang mendukung. Meski demikian, keberadaan titik panas tidak serta-merta berarti telah terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Dalam Peta Sebaran Titik Panas, BMKG mencantumkan sumber data dari BRIN dan pengolahan dilakukan oleh BMKG. Sedangkan Peta Fine Fuel Moisture Code bersumber dari BMKG, BIG dan GSMAP JAXA, dan diproduksi oleh Direktorat Meteorologi Publik. (Agus)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....