Curah Hujan Rendah, Tarakan Tidak Masuk Musim Kemarau
- 01 Jul 2026 22:07 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarakan memastikan, walaupun suhu udara dalam beberapa pekan terakhir terasa panas namun tidak masuk dalam musim kemarau.
Kepala BMKG Juwata Tarakan, Muhammad Sulam Khilmi mengatakan, jika cuaca terasa panas itu disebabkan karena kelembapan udara sedikit lebih rendah. Jadi berdampak curah hujan menjadi rendah dan suhu udara terasa panas di siang hari.
"Bisa mencapai 32 derajat celcius, hujan masih bisa terjadi," kata Sulam Khilmi, Rabu (1/7/2026).
Ia mengungkapkan, berdasarkan analisisnya, Tarakan dikategorikan sebagai wilayah non-musim (tidak mengenal musim kemarau dan hujan secara ekstrem). Jika dalam tiga hari tidak turun hujan, maka pada hari keempat atau kelima biasanya akan turun hujan.
"Tarakan kategori hujan sepanjang tahun, cuaca cenderung fluktuatif," tuturnya. (Jafar)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....