Kemenag Tarakan Tekankan Hidup tanpa Narkoba

  • 23 Jun 2026 22:08 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tarakan terus berkomitmen membentengi masyarakat dari bahaya laten narkotika. Melalui siaran Mimbar Agama Buddha di RRI Pro 1 Tarakan, instansi ini secara aktif menyebarkan pesan edukasi preventif.

Langkah ini diambil mengingat peredaran barang haram tersebut sudah mulai menyasar ke berbagai daerah pelosok. Penyuluh Agama Buddha Kemenag Tarakan, Aditya Dhammajaya, S.Ag., menekankan bahwa pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan aspek penegakan hukum semata.

Perlu ada sinergi kuat antara regulasi pemerintah dan kesadaran spiritual dari setiap individu masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan melalui nilai-nilai agama menjadi salah satu pilar utama yang terus digalakkan.

Dalam siarannya, Aditya Dhammajaya menyatakan sebuah penegasan penting kepada para pendengar. "Menjauhi narkoba bukan semata-mata karena takut terhadap hukuman atau akibat buruknya, tetapi karena kita menghargai kehidupan," ujarnya.

Pemerintah berharap pesan ini dapat diimplementasikan nyata dalam kehidupan keluarga sehari-hari. Melalui program siaran berkala ini, Kemenag Tarakan optimis angka penyalahgunaan narkotika dapat ditekan secara signifikan.

Kolaborasi bersama lembaga penyiaran seperti RRI akan terus dipertahankan demi mengawal masa depan generasi muda. Pemetaan wilayah rawan juga akan terus dipantau melalui penyuluhan yang berbasis komunitas keagamaan. (Renny)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....