Keluarga Sakinah Dimulai dari Agama dan Merawat Cinta

  • 11 Jun 2026 23:12 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Membangun rumah tangga yang harmonis dan penuh kedamaian memerlukan landasan iman yang kokoh serta komitmen kuat dari kedua belah pihak. Hal ini menjadi pokok bahasan utama dalam dialog siaran langsung "Religi Pagi Islam" yang disiarkan oleh RRI Tarakan.

Hadir sebagai narasumber, Ustadz H. Darwis, S.Ag., menyampaikan bahwa pernikahan dalam Islam bukan sekadar ikatan emosional, melainkan sebuah perjanjian yang kukuh (mitsaqan ghalizhan) serta ibadah terpanjang yang berlandaskan niat karena Allah SWT.

Jadi, memilih pasangan hidup harus menempatkan aspek agama dan akhlak sebagai prioritas utama di atas ketampanan, kecantikan, atau kekayaan fisik semata.

"Janganlah menikahi seseorang hanya karena hartanya atau penampilannya, karena hal itu bisa menjerumuskan. Menikahlah karena agamanya, sebab akhlak yang mulia adalah hal yang paling utama," ujar Ustadz Darwis.

Dalam dialog tersebut, dijelaskan pula tiga pilar utama untuk mewujudkan keluarga bahagia sesuai Surah Ar-Rum ayat 21, yaitu Mawaddah (cinta yang tulus), Warahmah (kasih sayang dan saling menghargai), serta Sakinah (ketentraman jiwa). Ketiganya harus dirawat secara konsisten melalui hal-hal sederhana, seperti kebiasaan saling berterima kasih dan berlapang dada meminta maaf atas kesalahan.

Menanggapi tantangan modern seperti maraknya penggunaan media sosial, Ustadz Darwis mengingatkan pasangan suami-istri untuk cerdas memfilter diri. Media sosial dinilai kerap memicu konflik akibat perbandingan gaya hidup dan tuntutan ekonomi yang tidak realistis.

Ia menyarankan agar setiap keluarga fokus melihat kelebihan pasangan daripada mencari-cari kekurangannya. Sementara itu, terkait tren anak muda yang menuntut kemapanan finansial total sebelum menikah, dinilai bagian penting untuk menunjang tanggung jawab rumah tangga. Namun, ukuran kemapanan tersebut bersifat relatif dan dapat dikomunikasikan secara terbuka.

"Rezeki akan selalu ada sepanjang manusia mau berusaha semaksimal mungkin dengan cara yang baik. Pernikahan yang dilandasi ketaatan kepada Allah SWT dan komitmen saling mendukung akan membawa keluarga menuju kebahagiaan lahir dan batin," tuturnya. (Bayu)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....