Tunggakkan BPJS Bisa Dicicil lewat Program REHAP
- 11 Mei 2026 18:39 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN – Bagi warga Kota Tarakan yang memiliki tunggakan iuran BPJS Kesehatan dan merasa berat untuk melunasi sekaligus, kini tersedia solusi nyata melalui program Rencana Pembayaran Bertahap atau "REHAP".
Program ini diperkenalkan untuk membantu peserta mandiri yang ingin mengaktifkan kembali kartu JKN namun terkendala tunggakan bertahun-tahun.
"Melalui REHAP, peserta bisa mencicil tunggakannya hingga jangka waktu maksimal 24 bulan. Ini sangat membantu bagi mereka yang iurannya sudah menumpuk," jelas Muhammad Emeraldi dari BPJS Kesehatan Tarakan.
Selain program cicilan, terdapat pula skema bagi masyarakat yang benar-benar tidak mampu. Warga yang terkendala biaya dapat melapor ke Dinas Sosial untuk diverifikasi dan dialihkan menjadi peserta bantuan pemerintah.
DPRD Tarakan juga menginformasikan bahwa pemerintah daerah telah menganggarkan dana sekitar Rp7,75 miliar untuk meng-cover peserta PBPU Pemda. Hal ini bertujuan agar masyarakat tetap memiliki akses layanan kesehatan yang layak.
Direktur RSU Kota Tarakan, dr. Roji Joko Arviono, mengungkapkan bahwa sistem pelayanan di rumah sakit kini sudah semakin canggih. Pasien dapat menggunakan Mobile JKN untuk pendaftaran online guna menghindari antrean panjang.
"Kami menggunakan manajemen waktu berbasis sistem. Jika sudah daftar online, pasien tahu jam berapa harus datang. Jam 12 siang biasanya poli sudah sepi karena pelayanan lebih efisien," ungkap dr. Roji.
Sementara Cudarsiah, Anggota DPRD Tarakan juga mengajak tokoh masyarakat yang mampu untuk ikut serta dalam program kepesertaan kolektif. Orang kaya atau donatur bisa mendaftarkan warga kurang mampu di sekitarnya secara mandiri.
Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan angka keaktifan peserta di Tarakan yang saat ini baru mencapai 80 persen dari total penduduk yang sudah terdaftar.
Dengan berbagai kemudahan ini, masyarakat diharapkan tidak lagi menjadikan tunggakan sebagai alasan untuk takut datang ke fasilitas kesehatan saat membutuhkan bantuan medis darurat. (Renny)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....