Diduga Terlilit Utang, Nelayan di Tanah Kuning Gantung Diri
- 22 Apr 2026 12:38 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Seorang nelayan di Desa Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di kamar rumah kontrakan di Pantai Lima Putri, Rabu (22/4/2026).
Korban berinisial HI (36) diduga nekat mengakhiri hidup akibat persoalan utang piutang yang membebani dalam beberapa waktu terakhir.
Korban ditemukan sekitar pukul 08.00 WITA, setelah warga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Personel Polsek Tanjung Palas Timur langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan situasi.
PS Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, AIPDA Hadi Purnomo menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi berinisial MA, korban sebelumnya datang ke rumahnya pada Selasa malam (21/4/2026) sekitar pukul 20.00 WITA untuk menumpang menginap.
Korban saat itu mengaku akan melakukan pekerjaan dekorasi di sebuah gedung pada keesokan harinya. Namun, beberapa saat kemudian korban sempat keluar rumah untuk membeli rokok dan meminta agar pintu tidak dikunci.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat keluar untuk membeli rokok dan berpesan agar pintu tidak dikunci. Namun hingga malam, korban tidak diketahui kembali ke rumah,” ujarnya.
Keesokan paginya, saksi menerima telepon dari rekan korban yang menanyakan keberadaan HI karena tidak dapat dihubungi. Saat dilakukan pengecekan ke dalam kamar, korban ditemukan dalam kondisi tergantung.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada warga sekitar dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Dari hasil olah TKP, lanjut Hadi, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tali nilon warna biru, dua kursi plastik, ponsel, bantal, serta barang pribadi lainnya yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Tanah Kuning untuk dilakukan visum.
Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara korban mengakhiri hidupnya sendiri, dan kami masih mendalami motifnya,” tegas Hadi.
Berdasarkan informasi dari masyarakat, korban diketahui sempat menghubungi beberapa pihak untuk meminjam uang dalam beberapa hari terakhir.
“Informasi awal menyebutkan korban diduga memiliki masalah utang piutang. Namun hal ini masih kami dalami untuk memastikan keterkaitannya dengan kejadian tersebut,” jelasnya.
Kepolisian mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan tetap menghormati privasi keluarga korban. Sementara, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan berencana memakamkan jenazah korban di Desa Tanah Kuning pada hari yang sama.
“Kami memastikan proses penyelidikan tetap berjalan guna memastikan tidak ada unsur lain di balik peristiwa ini,” tuturnya. (rln/sti)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....