TPA Juata Kerikil Gunakan Pengolahan Sampah Sanitary Landfill

  • 21 Apr 2026 16:11 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan pastikan pengolahan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Juata Kerikil menggunakan sistem sanitary landfill yang lebih ramah lingkungan.

Sanitary landfill adalah metode pengelolaan sampah dengan menimbun, memadatkan, dan menutup sampah menggunakan lapisan tanah.

Kepala DLH Tarakan, Andry Rawung mengatakan, sanitary landfill menjadi metode pengolahan sampah yang ramah lingkungan di bandingkan dengan sistem open dumping.

"Dengan sistem sanitary landfill pengolahan sampah di TPA Juata Kerikil mengurangi pencemaran air tanah, tanah, hingga meminimalisir bau," katanya, Selasa (21/4/2026).

Andry mengungkapkan, TPA Juata Kerikil merupakan pengganti TPA Hake Babu yang saat ini di tutup karena sudah overload. Kemudian luasan TPA Juata Kerikil mencapai 50 hektare.

"Untuk lubang tempat pengelolaan sampah berbasis sanitary landfill baru 1 hektare dengan jumlah sampah yang masuk ke TPA Juata akerikil mencapai 110 ton per harinya," tutur Andry. (Jafar)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....