Pemkot Tarakan Tidak Terapkan WFH, Ini Pertimbangannya

  • 12 Apr 2026 05:56 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan memutuskan tidak menerapkan Work From Home (WFH) setiap Jumat. Dengan demikian Aparatur Sipil Negara (ASN) masuk kerja seperti biasa.

Pemerintah Pusat sendiri menerapkan WFH dalam upaya efisiensi Bahan Bakar Minyak (BBM) dampak konflik geopolitik di Timur Tengah.

Namun Pemkot Tarakan kebijakan itu tidak dilakukan. Pertimbangannya kondisi wilayah Tarakan yang hanya pulau kecil sehingga mudah dijangkau ASN ke mana pun termasuk ke kantor. Selain itu Pemkot Tarakan juga mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

"Melihat wilayah di Tarakan yang tidak terlalu luas kemudian jarak dari rumah ke kantor juga tidak terlalu jauh. Selain itu juga mempertimbangkan pelayanan sehingga arahan pak wali tetap kita WFO (work from office," ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tarakan, dr. Joko Haryanto, Kamis (9/4/2026).

Pertimbangan lainnya, masih banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Tarakan belum memiliki perangkat sendiri. Seperti laptop dan kuota internet. Perangkat tersebut dinilai penting dimiliki Jika tidak, menjadi kendala untuk bekerja di rumah.

Tidak kalah pentingnya Pemkot Tarakan sedang berupaya memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi daerah. Karena itu ASN diharapkan tetap bekerja di kantor agar dapat melayani masyarakat yang ingin menunaikan kewajibannya.

Meski demikian, menyikapi kebijakan pemerintah pusat, Pemkot Tarakan melakukan upaya lain. Di antaranya mengurangi jam kerja ASN di hari Jumat menjadi hanya setengah hari. Sisanya di konversi di hari lain.

"Jadi hari Jumat kita setengah hari saja. Kekurangan jam bekerjanya kita alihkan di hari Senin sampai Kamis, pulangnya agak lambat, di hari Jumat sampai jam 11 saja," ungkap Joko.

Pemkot Tarakan juga mengimbau ASN untuk efisiensi energi, baik BBM maupun lainnya. Sebab langkah ini juga akan dilaporkan ke pemerintah pusat. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....