Kenaikan Harga Plastik Mulai Dikeluhkan
- 09 Apr 2026 05:22 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Pedagang dan pelaku UMKM di Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) turut merasakan naiknya harga plastik dampak konflik bersenjata di Timur Tengah.
Harga plastik di Indonesia melonjak drastis sejak April 2026. Kenaikan ini dipicu gangguan rantai pasok bahan baku berupa nafta atau biji plastik dari Timur Tengah. Dampaknya pada tingginya biaya produksi serta melemahnya nilai tukar rupiah.
Pedagang di Jalan Kusuma Bangsa, Yosi mengaku harga barang di toko kemasannya sudah mulai naik sejak beberapa hari lalu. Kenaikan berlaku terhadap sebagian besar item produk yang dijualnya. Seperti thinwall kotak, gelas plastik, hingga kantong plastik.
"Pengaruh sih pak. Kami juga jadinya menjual barang harganya naik. Selain kemasan kita juga menjual seperti thinwall kotak, gelas, kresek (kantong plastik) jauh dari harga sebelumnya kisaran Rp20 ribuan/pack, sekarang melonjak Rp35 ribu, ada juga di bawah Rp30 ribu," ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Meski demikian, ia mengaku penjualan di tokonya masih ramai. Karena barang tersebut dibutuhkan. Kebanyakan di antara pembelinya adalah pelaku UMKM. Bahkan, tidak hanya UMKM lokal, dari luar Tarakan juga banyak yang pesan seperti dari Malinau. Hal itu membuat beberapa item produk yang ia jual mulai kekurangan stok. Seperti kantong plastik.
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM, Ike mengaku kenaikan harga plastik turut berdampak pada usaha dagangannya. Ia tetap membelinya demi kebutuhan dagangannya. Apalagi sehari-hari berdagang sembako dan makanan secara online.
"Kita sebagai penjual makanan, penjual toko sembako itu berdampak juga. Karena itu kebutuhan masyarakat juga kan. Jadi kalau misalnya nggak ada plastiknya, enggak enak juga. Enggak mungkin barangnya mau ditenteng," ujar Ike.
Namun, Ike belum menyesuaikan harga dagangannya akibat dampak kenaikan harga plastik. Tidak menutup kemungkinan akan menaikkan harga apabila stok plastiknya habis.
Ia berharap dengan kondisi saat ini, konsumen juga lebih bijak dengan menyedikan sendiri tas kain atau kantong plastik dari rumah saat berbelanja. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....