Realisasi TMMD Salimbatu: Jalan Desa, Sumur Bor hingga RTLH Tuntas
- 11 Mar 2026 18:32 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor : Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan resmi ditutup, Rabu (11/3/2026).
Berbagai sasaran pembangunan yang menjadi bagian dari program tersebut dilaporkan telah terealisasi, mulai dari pembangunan jalan desa, penyediaan sumur bor hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).
Komandan Korem 092/Maharajalila, Brigjen TNI Mohammad Sjahroni mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi, pelaksanaan TMMD di Desa Salimbatu berjalan lancar serta mampu menyelesaikan seluruh target kegiatan yang telah direncanakan.
“Berdasarkan hasil evaluasi, penyelenggaraan TMMD ke-127 ini berjalan lancar, tertib dan aman dengan hasil yang sangat menggembirakan,” kata Sjahroni, Rabu (11/3/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah pembangunan fisik berhasil dituntaskan sebagai bagian dari sasaran utama program.
Di antaranya pembangunan badan jalan sepanjang 3.700 meter dengan lebar 6 meter yang menjadi akses penghubung bagi aktivitas masyarakat desa.
Selain itu, Satgas TMMD juga melakukan semenisasi badan jalan sepanjang 475 meter dengan lebar 4 meter dan tebal 20 sentimeter serta membangun satu unit jembatan kayu untuk menunjang akses transportasi warga.
Tak hanya fokus pada pembangunan jalan, program TMMD juga menghadirkan sejumlah fasilitas dasar bagi masyarakat.
Di antaranya pembangunan 10 unit sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih.
Kemudian dilakukan rehabilitasi enam unit rumah tidak layak huni (RTLH) serta pembangunan delapan unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) bagi warga.
“Selain sasaran pokok tersebut, berbagai kegiatan tambahan juga dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.
Program TMMD juga diisi dengan kegiatan pendukung lainnya seperti pembukaan lahan pangan seluas satu hektare serta penanaman 500 batang pohon di sekitar lokasi kegiatan.
Di bidang sosial, Satgas TMMD turut menyalurkan bantuan kepada masyarakat, termasuk penanganan stunting melalui pembagian 20 paket sembako, pelaksanaan sunatan massal bagi lima anak serta pembagian 200 paket sembako kepada warga sekitar lokasi kegiatan.
Selain pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga menjadi bagian dari pelaksanaan TMMD. Satgas memberikan berbagai penyuluhan kepada masyarakat, mulai dari wawasan kebangsaan, bela negara, rekrutmen TNI, hingga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta bahaya penyalahgunaan narkoba.
Masyarakat juga mendapatkan penyuluhan di bidang pertanian, perikanan, kesehatan, keluarga berencana, pelayanan Posyandu, Posbindu penyakit tidak menular serta edukasi terkait penanganan stunting.
Sjahroni menambahkan, pelaksanaan TMMD juga mendukung sejumlah program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), di antaranya program TNI Manunggal Air, ketahanan pangan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan MCK, penurunan angka stunting serta kegiatan penanaman pohon dan pembersihan lingkungan.
“Kami berharap hasil pembangunan melalui TMMD ini dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bulungan Syarwani menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD di Desa Salimbatu merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Menurutnya, Pemkab Bulungan melalui APBD 2026 telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Ini merupakan sinergi antara Pemda Bulungan dengan Kodim 0903/Bulungan dalam pelaksanaan TMMD di Desa Salimbatu. Berbagai kegiatan fisik maupun nonfisik telah terlaksana,” kata Syarwani.
Ia menilai pembangunan jalan yang direalisasikan melalui program TMMD memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi warga.
“Ruas jalan yang dibangun tidak hanya mendukung kegiatan pertanian masyarakat, tetapi juga menjadi jalur pendekat yang memudahkan mobilitas warga,” pungkasnya. (rln/sti)