FPN Gelar Aksi Dukung Iran Lawan Zionisme Israel dan AS
- 08 Mar 2026 20:59 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan: Free Palestine Network (FPN) melakukan aksi serentak di berbagai kota di seluruh Indonesia, Minggu (8/3/2026). Di antaranya digelar di Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, Makassar, Kendari, Baubau, Tarakan dan Majene.
Di Tarakan, aksi dipusatkan di depan perempatan Tarakan Mall. Selain membawa beragam poster, massa FPN membentangkan spanduk besar bertuliskan "Dukung Iran Lawan Israel-AS".
"Kami yang tergabung dalam suatu organisasi yaitu FPN. Secara nasional kami mendapatkan instruksi untuk turun bersama," ujar Korlip Aksi, Choirul Waroh.
Menurutnya, aksi ini sebagai wujud dukungan terhadap perjuangan rakyat Iran melawan Israel dan AS. Karena tidak bisa membantu secara fisik atau tenaga. Meski dengan orasi dan seruan, diharapkan dapat didengar oleh pihak terkait.
Aksi ini bukan pertama kali. Sebelumnya FPN beberapa kali menggelar aksi Bela Palestina sebagai dukungan kepada rakyat Palestina yang ditindas Israel.
Dia mengaku prihatin terhadap apa yang dilakukan Amerika dan Israel yang menyerang Iran hingga rakyat menjadi korban, termasuk anak-anak.
"Bahkan yang dihantam rudal sudah menyasar pusat pendidikan, tempat ibadah, tempat-tempat umum ikut menjadi sasaran," tuturnya.
Sementara dalam rilisnya, FPN Pusat menegaskan kepada pemerintah Indonesia agar mengutuk agresi militer zionis Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran yang telah membunuh pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei dan banyak korban lainnya, serta tunjukkan dengan tegas solidaritas dan dukungan terhadap bangsa Iran yang berjuang membela kedaulatan bangsanya.
Selain itu, FPN meminta Indonesia terlibat aktif menjaga ketertiban dunia sebagaimna yang diamanatkan Undang-Undang Dasar (1945). Di antaranya dengan mengambil kepeloporan untuk menyelenggarakan Konferensi Darurat Tingkat Tiinggi di Indonesia, guna menggalang solidaritas Bangsa-bangsa Asia, Afrika dan Amerika Latin guna mendukung kemerdekaan Palestina dan mendukung perjuangan Republik Islam Iran membela kedaulatan bangsanya dari agresi militer Amerika Serikat dan Zionis Israel.
Indonesia punya modal sejarah dengan kepeloporan Konferensi Asia Afrika tahun 1955 yang telah mendoronng 40 bangsa lebih merdeka. Satu-satunya bangsa yang hadir pada konferensi di Bandung tersebut yang belum merdeka adalah Palestina. Karena itu kemerdekaan Palestina adalah hutang sejarah kita semua.
FPN juga mendesak Indoensia keluar dari BoP (Board of Peace) karena lembaga tersebut berpotensi melangkahi PBB dan melanggar kedaulatan Indonesia yang disubordinatkan di bawah individu Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menunjuk dirinya sebagai ketua seumur hidup lembaga tersebut.
Keikutsertaan Indonesia di BoP juga berpotensi mengaburkan komitmen Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina. Tidak ada klausul tegas dalam piagam BoP yang menjamin kemerdekaan Palestina. BoP dikhawatirkan hanya menjadi langkah tipu muslihat Donald Trump dan Netanyahu mengamankan hasil genosida di Gaza dengan mencoba mengkapitalisasi wilayah tersebut menjadi proyek properti pengusaha-pengusaha transnasional.
FPN juga meminta pemerintah membatalkan perjanjian dagang dengan Amerika Serikat yang berat sebelah dan berpotensi merugikan Indonesia serta beresiko mengancam kedaulatan bangsa. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....