Mengetuk Pintu Nurani: Memaknai Lapar Sebagai Jembatan Empati Global

  • 03 Mar 2026 08:16 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Bulan Ramadan kembali hadir menyapa, membawa pesan mendalam tentang kemanusiaan yang sering kali terlupakan di hari-hari biasa. Dalam dialog Ramadhan di Programa 1 RRI Tarakan, Ustaz Haji Salapa Hepa membedah makna di balik rasa lapar yang dialami jutaan umat Muslim di seluruh dunia.

Rasa lapar dan haus selama 14 jam setiap hari ternyata memiliki misi besar, menghancurkan dinding pembatas status sosial. Saat waktu berbuka tiba, seorang pejabat tinggi dan seorang buruh harian merasakan nikmat yang serupa dari seteguk air, sebuah kesamaan derajat di mata Sang Pencipta.

Ustaz Salapa hepa menceritakan kembali kisah Fathu Makkah sebagai teladan tertinggi kasih sayang. Rasulullah SAW, di hadapan para pembencinya, justru memilih memberikan pengampunan dan menyatakan bahwa hari itu adalah hari kasih sayang (Yaumul Marhamah), bukan hari pembalasan.

Inspirasi ini dibawa ke konteks lokal di Tarakan, di mana keberagaman etnis dan agama menjadi warna keseharian. "Tetangga adalah saudara terdekat kita, tanpa memandang apa agamanya," tegas sang Ustaz, mengingatkan bahwa kasih sayang Islam adalah untuk semesta alam (Rahmatan lil Alamin).

"Berbagi tidak selalu tentang kemewahan. Terkadang, sesederhana berbagi takjil atau memastikan tetangga sebelah rumah tidak tidur dalam keadaan lapar sudah menjadi manifestasi nyata dari iman. Hal ini disebut sebagai investasi akhirat yang sesungguhnya,Ungkap Salapa Hepa.

Menurutnya fenomena ibadah yang sering kali hanya menjadi ritual formalitas. Ustaz mengingatkan agar masyarakat tidak hanya menjadi "manusia Ramadan", tetapi menjadi manusia yang benar-benar memiliki jiwa sosial yang menetap sepanjang hayat.

Dengan nada lembut namun tegas, tausiah tersebut diakhiri dengan harapan agar kasih sayang menjadi identitas setiap individu. Ramadan hanyalah pemantik, namun api kepedulian harus tetap menyala meski bulan suci telah berganti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....