Masyarakat dan Nelayan Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

  • 02 Mar 2026 12:57 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini bagi seluruh masyarakat di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Berdasarkan pantauan terbaru, wilayah ini diprediksi akan menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan intensitas sedang hingga lebat serta tiupan angin kencang selama tiga hari ke depan.

Peringatan ini disampaikan langsung oleh Forecaster BMKG Juwata Tarakan, Novita Ismi Handayani. Dalam keterangannya, ia menyebutkan bahwa fenomena cuaca yang tidak bersahabat ini diperkirakan akan berlangsung hingga tanggal 4 Maret 2026. Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan.

"Cuaca ekstrem ini diprakirakan akan terjadi mulai dari Kota Tarakan hingga wilayah-wilayah lain di sekitarnya yang mencakup seluruh Kalimantan Utara. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan dari semua pihak agar dapat meminimalisir risiko yang mungkin ditimbulkan," ujar Novita dalam keterangannya di Tarakan, Senin (2/3/2026).

Novita menjelaskan lebih lanjut bahwa puncak dari cuaca ekstrem ini umumnya terjadi pada waktu-waktu krusial, yakni pada malam hari hingga menjelang dini hari. Pada periode tersebut, curah hujan yang turun tidak hanya deras, tetapi juga berpotensi besar dibarengi dengan sambaran petir dan hembusan angin kencang yang dapat membahayakan keselamatan.

Kondisi angin kencang yang menyertai hujan lebat ini menjadi perhatian khusus karena dapat memicu berbagai kerusakan fisik. BMKG mengingatkan adanya potensi pohon tumbang, kerusakan baliho, hingga gangguan pada jaringan listrik yang sering terjadi saat angin bertiup di atas kecepatan normal di wilayah pesisir maupun daratan.

Oleh karena itu, Novita mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk para nelayan yang beroperasi di perairan Kaltara, untuk tetap waspada dan memantau perkembangan cuaca secara berkala. Bagi warga yang tinggal di daerah rawan, potensi terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor harus diantisipasi sejak dini.

"Kami mengimbau warga untuk berhati-hati terhadap bahaya banjir dan longsor di daratan. Sementara bagi nelayan dan pengguna transportasi laut, harap memperhatikan ketinggian gelombang di laut Kaltara yang bisa meningkat sewaktu-waktu akibat angin kencang," tutup Novita dalam peringatannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....