Jenazah Pilot Pelita Air PK-PAA Dipulangkan

  • 20 Feb 2026 13:43 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Jenazah Pilot Pelita Air Services, Captain Hendrik Lodewick Adam yang mengalami kecelakaan di Krayan, Kabupaten Nunukan telah dievakuasi dan dipulangkan ke daerah asal, Jumat (20/02/2026).

Korban dievakuasi menggunakan Maskapai MAF kode PK-MEE dari Long Bawan, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, dan dipulangkan melalui Bandara Juwata Tarakan.

Sebelumnya dikabarkan pesawat pengangkut bahan bakar dengan nomor registrasi PK PAA dan flat number PAS 7107 milik Pelita Air Services mengalami kecelakaan saat lepas landas dari Bandara Long Bawan, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan menuju Tarakan, Kamis (19/2/2026).

Komandan Lanud (Danlanud) Anang Busra Tarakan, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Andreas A. Dhewo mengatakan, pesawat MAF lepas landas dari Tarakan pukul 10.20 Wita dan tiba di Long Bawan pada pukul 11.10 Wita.

Kemudian tiba kembali di Tarakan pukul 12.25 Wita. Jenazah langsung dibawa menggunakan ambulans, ke tempat pemulasaran jenazah di daerah Kelurahan Gunung Lingkas.

"Selanjutnya, jenazah hari ini juga diberangkatkan dari area kargo menggunakan maskapai Batik Air dengan jadwal penerbangan menuju Jakarta sekitar pukul 14.35 Wuta. Kemudian setibanya di Jakarta, jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga yang tinggal di daerah Bogor. Rencana untuk pemakaman akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak keluarga," ujarnya.

Ia menjelaskan dari Angkatan Udara telah memberikan dukungan penuh untuk proses evakuasi jenazah sejak kejadian berlangsung.

"Alhamdulillah seluruh proses dapat berjalan dengan baik berkat kolaborasi yang solid bersama pihak terkait dan para personel kami. Termasuk dukungan rekan-rekan di lapangan hari ini dalam memindahkan jenazah dari Lomg Bawang ke Tarakan," katanya.

Marsma TNI Andreas mengungkapkan pihak bandara juga memberikan dukungan luar biasa, termasuk Air NAV yang menyediakan data-data akurat. "Tidak ketinggalan, koordinasi ketat dengan seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk pihak dari Pelita Air," tuturnya. (Crz/sti)

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....