Pedagang Pasar Gusher Keluhkan Banjir dan Atap Bocor
- 14 Feb 2026 06:11 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Pedagang di Pasar Gusher, Kota Tarakan, mulai kurang nyaman berjualan. Sebab, kondisi atap pasar banyak bocor dan sering banjir.
Salah satu pedagang, Ana mengatakan banjir terjadi karena tersumbatnya saluran sehingga air tertampung di tengah pasar. Ditambah lagi sampah yang dibuang sembarangan.
"Setiap hujan deras airnya pasti naik di sini, di tempatku. Karena paritnya tersumbat, airnya tidak keluar ke sana, jadi tertampung di tengah," keluhnya, Rabu (11/2/2026).
Jika banjir air dapat setinggi di atas tumit. Hal itu membuat tidak nyaman pedagang maupun pengunjung. Kondisi atap yang bocor juga membuat air hujan masuk ke dalam pasar dan membasahi pedagang. "Kalau hujan air juga masuk karena atapnya bocor. Dari dulu sudah kami sampaikan ke pengelola tetapi responnya cuma bilang nanti diperbaiki," sesal Ana.
Ia berharap ada langkah konkrit dari pihak pengelola untuk membenahi pasar. Apalagi para pedagang juga telah membayar sewa tempat yang tidak murah.
Ana harus merogoh kocek Rp70 juta setiap tahun. Namun sewanya bukan kepada pengelola, melainkan pedagang yang mengaku sudah membeli lapak tersebut. Hanya saja karena istirahat berdagang sehingga lapaknya disewakan kepadanya. Dengan sewa tempat yang terbilang mahal, ia menuntut kenyamanan berjualan di pasar agar dapat betah berdagang. (Rajab/sti)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....