Tips Ustaz Abdul Basit Didik Anak Rajin Salat
- 10 Feb 2026 19:16 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan – Mendidik anak untuk mencintai ibadah salat membutuhkan pendekatan yang tepat sesuai usia. Ustaz Abdul Basit mengatakan langkah utama bagi orang tua adalah melalui metode tarbiyah atau pembiasaan, sebelum mengajarkan aspek filosofis yang berat.
Sesuai tuntunan Rasulullah SAW, anak mulai diajarkan salat secara intensif pada usia tujuh tahun. Pada tahap ini, orang tua tidak perlu menjelaskan hakikat salat secara rumit, melainkan cukup dengan mengajak anak ikut serta dalam aktivitas ibadah sehari-hari.
"Anak-anak mungkin belum paham makna takbir secara hakikat, tapi kebiasaan fisik yang dibangun sejak kecil akan membuat mereka tidak merasa berat saat dewasa nanti," jelas Ustaz Basit dalam dialog di RRI Tarakan.
Ia mengingatkan orang tua untuk menjadi teladan nyata. Jika orang tua rutin ke masjid atau melaksanakan salat tepat waktu, maka anak akan secara otomatis meniru perilaku tersebut tanpa perlu dipaksa secara kasar.
Ustaz Basit juga memberikan catatan bagi orang tua yang membawa anak ke masjid agar tetap melakukan pendampingan. Edukasi mengenai adab di dalam masjid harus diberikan secara lembut agar anak memahami bahwa masjid adalah tempat suci untuk beribadah.
Pendidikan salat pada anak juga harus disertai dengan suasana yang menyenangkan. Jangan sampai salat identik dengan hukuman atau tekanan, sehingga anak justru merasa trauma atau menjauh dari nilai-nilai agama di masa mendatang.
Pembentukan karakter melalui salat sejak dini diharapkan mampu membentengi anak dari perbuatan keji dan mungkar. "Salat adalah investasi karakter terbaik yang bisa diberikan orang tua kepada anak-anak mereka," tuturnya. (Ren/sti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....