Pers Sehat Fondasi Utama Ekonomi Berdaulat Kaltara
- 09 Feb 2026 21:26 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan – Pers yang sehat kini dipandang bukan sekadar penjaga pilar demokrasi, melainkan katalisator vital bagi kedaulatan ekonomi bangsa. Hal ini mengemuka dalam dialog "Sapa Kaltara" bertajuk "Pers Sehat Ekonomi Berdaulat Bangsa Kuat" di Studio RRI Pro 1 Tarakan.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Tarakan, Endah Sarastiningsih, menegaskan bahwa pemerintah kota terus berupaya memfasilitasi pers agar tumbuh secara sehat. Pers yang berkualitas dinilai mampu menggerakkan ekonomi dengan membantu promosi UMKM dan aktivitas OPD secara faktual.
"Ketika pers itu sehat dan pemberitaannya baik, masyarakat jadi tahu ke mana harus mengakses kebutuhan ekonomi mereka. Kami di DKISP terus mendampingi agar aktivitas ekonomi daerah terberitakan secara luas," ujar Endah di sela dialog yang juga disiarkan secara live di YouTube RRI Tarakan Official tersebut.
Di sisi lain, tokoh pers Kaltara, Sudirman Leonard Pohan, menyoroti tantangan besar pers di tengah gempuran media sosial. Menurutnya, pers resmi harus menjadi penjernih di tengah maraknya hoaks yang kerap merugikan konsumen dan pelaku usaha kecil di era digital saat ini.
Senada dengan itu, Direktur Radar Tarakan, Nur Rahman, menekankan pentingnya keseimbangan antara kuantitas dan kualitas berita. Ia mengakui bahwa beban kerja wartawan di Kaltara cukup tinggi, namun kualitas jurnalistik tidak boleh dikorbankan demi mengejar jumlah klik semata.
"Produk jurnalistik harus punya nilai lebih dibanding konten media sosial biasa. Kredibilitas dan verifikasi adalah harga mati bagi sebuah perusahaan pers agar tetap dipercaya publik," tegas Nur Rahman.
Dialog ini juga menjadi ajang evaluasi bagi pemerintah. Pers diharapkan tetap menjaga fungsi kontrol sosialnya dengan memberikan kritik yang membangun serta solusi konkret atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Tarakan dan sekitarnya.
Sinergi antara pemerintah, pelaku industri pers, dan tokoh masyarakat diharapkan mampu menciptakan ekosistem informasi yang kondusif. Hal ini diyakini akan memperkuat ketahanan ekonomi daerah menuju bangsa yang benar-benar berdaulat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....