Mari Mengenal Disabilitas Daksa

  • 10 Des 2025 16:34 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan: Disabilitas merupakan kondisi keterbatasan fisik, mental, intelektual, atau sensorik yang dialami seseorang dalam jangka waktu lama, menyebabkan hambatan dalam berinteraksi dan berpartisipasi penuh dalam kehidupan sosial.

Ada beberapa ragam disabilitas, namun kali ini mari kita mengenal disabilitas daksa.

Apa itu disabilitas daksa atau tuna daksa? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, tunadaksa berarti cacat tubuh.

Mengutip buku Pendidikan Dasar Inklusif: Teori dan Implementasi, Indah Hari Utami, dkk (2020), seorang tunadaksa mempunyai kelainan ortopedik berupa gangguan dari fungsi normal pada tulang, otot, dan persendian. Biasanya kelainan tersebut disebabkan oleh bawaan lahir, penyakit, atau kecelakaan.

Kelainan tunadaksa dikelompokkan menjadi dua bagian. Yang pertama kelainan pada sistem otak (celebral) dan yang kedua pada sistem otot dan rangka (musculus skeletal system). Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Berdasarkan modul Karakteristik dan Pendidikan Anak Tunadaksa dan Tunalaras yang disusun Dra. Astati, M.Pd., terdapat beberapa karakteristik tunadaksa, yakni:

1. Karakteristik Akademik

Seorang tunadaksa yang mengalami kelainan otot dan rangka tingkat kecerdasannya normal sehingga bisa mengikuti pendidikan biasa. Sementara itu tunadaksa dengan kelainan sistem cerebral tingkat kecerdasannya mulai dari idiocy sampai gifted.

2. Karakteristik Sosial

Karakteristik sosial atau emosional anak tunadaksa bermula dari konsep diri yang merasa cacat, tidak berguna, dan menjadi beban orang lain mengakibatkan mereka malas belajar, malas bermain, dan menunjukkan perilaku istimewa. Kebanyakan dari mereka juga tidak percaya diri dan sulit menyesuaikan dengan lingkungan sosialnya.

3. Karakteristik Fisik atau kesehatan

Selain mengalami cacat tubuh tunadaksa bisanya cenderung mengalami gangguan lain seperti sakit gigi, berkurangnya daya pendengaran, penglihatan, gangguan bicara, dan lain-lain. Biasanya, kelainan tambahan itu banyak ditemukan pada anak tuna daksa sistem cerebral.

Ciri-Ciri Tuna Daksa

Seorang tunadaksa memiliki ciri-ciri khusus, berikut beberapa di antaranya.

  • Terjadi kekakuan pada anggota gerak/lemah/lumpuh.
  • Mengalami hambatan dalam gerak (tidak sempurna, tidak lentur/tidak terkendali).
  • Anggota bagian tubuh ada yang kurang atau tidak lengkap/tidak sempurna.
  • Terdapat cacat pada alat gerak.
  • Jari tangan kaku dan tidak dapat menggenggam.
  • Kesulitan pada saat berdiri/berjalan/duduk/dan menunjukkan sikap tubuh tidak normal.
  • Hiperaktif/tidak dapat tenang.

Semoga dengan semakin mengenal disabilitas daksa ini akan semakin memperdalam pemahaman kita terhadap kaum disabilitas dan diharapkan inklusifitas dapat tercapai. (Gode Permana )

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....