Ending Dari Puasa "La'allakum Tattaqun"

  • 30 Mar 2025 06:42 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan : Sesuai dengan firman Allah QS. Al-Baqarah:183 yang berbunyi "Yaa ayyuhallażiina aamanu kutiba 'alaikumus-siyaamu kamaa kutiba 'alallażiina ming qablikum la'allakum tattaqun.

Ayat tersebut mengadung artinya "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa," Hal tersebut diungkapkan Ustad H. Zainuddin Al - Amin, SH dalam Dialog Ramadhan di Programa I RRI Tarakan yang dipandu Penyiar Agus Maulana.

"Ending dari puasa itu la'allakum tattaqun Wahai Orang - Orang yang beriman kamu wajib berpuasa sebagaimana juga puasa diwajibkan kepada umat - umat terdahulu, jadi umat sebelum islam pun sudah ada puasa, walaupun kalau kita lihat sejarahnya, puasa umat terdahulu lebih berat dari kita. Jelas Zainuddin.

Menurutnya puasa umat terdahulu, masanya makan hanya sampai Isya setelah itu Kembali berpuasa, sementara umat Islam bisa menikmati makan dan minum setelah berbuka hingga Waktu Imsak tiba.

"Pada Haketnya Allah Mewajibkan hambanya berpuasa itu, Tujuannya la'allakum tattaqun, agar orang - orang yang Allah sudah beri Keimanan, Karena panggilannya ya ayyuhallazina amanu "Wahai Orang - Orang Beriman" jadi sangat Jelas," Ungkapnya.

Allah sudah mengingatkan dan memanggil orang - orang yang beriman untuk melaksanakan puasa, karena tujuan berpuasa agar bisa lebih taqwa. Karena dalam proses puasa selama 1 bulan tersebut bukan hanya menahan tidak makan dan minum tapi juga dilatih untuk menahan sabar, Jujur, Amanah dan dilatih berbagi melalui Zakat dan infaq dan sedekah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....