Perkuat Pendidikan Kaltara, SNT 11 Tarakan Mulai MPLS
- 10 Agt 2026 22:09 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN : Program strategis Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan resmi menjangkau wilayah utara Indonesia. Ditandai dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 11 Tarakan di Halaman Kantor Wali Kota Tarakan, Senin (10/8/2026).
Kehadiran SNT ini semakin memperkuat ekosistem pendidikan terpadu di Tarakan setelah tahun lalu diramaikan oleh kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi (STR) 59.
SNT 11 Tarakan menjadi satu dari 17 Sekolah Nasional Terintegrasi yang diluncurkan secara serentak di Indonesia oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dari Bogor. Khusus wilayah Pulau Kalimantan, hanya terdapat dua titik SNT, yakni di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Kota Tarakan.
Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menyampaikan bahwa kehadiran SNT 11 Tarakan merupakan hasil komunikasi intensif antara Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan dengan pemerintah pusat yang berproses sejak kunjungan wakil menteri tahun lalu.
Pemkot Tarakan mendukung penuh program ini dengan menyiapkan hibah lahan seluas 20 hektar di kawasan Mamburungan. "Tentu ini kabar membahagiakan karena semakin banyak fasilitas pendidikan, semakin terurai pula kepadatan daya tampung siswa di Tarakan, terutama untuk jenjang SMA. Untuk sementara, proses belajar mengajar SNT 11 dialokasikan di SMP Negeri 14 Tarakan sembari menunggu pembangunan fisik yang sepenuhnya didanai APBN Pusat," ujar Khairul.
Berbeda dengan Sekolah Rakyat yang telah memuat jenjang SD hingga SMA, SNT 11 Tarakan pada tahap awal ini berfokus pada jenjang SMP dan SMA.
Seleksi penerimaan siswa dilakukan dengan kriteria ketat, yakni nilai rata-rata minimal 80 selama 5 semester terakhir. Hasil seleksi berhasil memenuhi kuota perdana sebanyak 80 siswa, terbagi atas 40 siswa SMP dan 40 siswa SMA.
Seluruh aset lahan untuk SNT maupun Sekolah Rakyat siap dihibahkan Pemkot Tarakan kepada pemerintah pusat. Dengan demikian, operasional dan pembiayaannya ditanggung penuh oleh APBN.
"Bagi kita yang terpenting adalah manfaatnya langsung dirasakan oleh anak-anak dan generasi penerus di Tarakan," pungkas Khairul. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....