Kementerian Pertanian Dorong Pembentukan KWT di Tarakan
- 23 Jul 2026 05:25 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kota Tarakan terus mendorong terbentuknya Kelompok Wanita Tani (KWT). Hal tersebut sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan di Kota Tarakan (urban farming).
Hal tersebut disampaikan Koordinator PPL, Kementerian Pertanian Kota Tarakan, Hari Suyanto, Rabu, 22 Juli 2026, saat memberikan sosialisasi di RT. 14 Kalurahan Kampung Enam, Kecamatan Tarakan Timur. Dirinya menyampaikan tentang pembentukan Kelompok Wanita Tani kepada masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga.
“Kami dari penyuluh menyampaikan tentang Kelompok Wanita Tani (KWT), karena sekarang ini lagi ada urban farming. Yaitu yang diutamakan untuk pemanfaatan lahan pekarangan, tujuannya selain ke lingkungan juga untuk ketahanan pangan,” ujarnya.
Menurut Hari Suyanto, keberadaan KWT memiliki peran penting dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan yang produktif. Dengan menanam berbagai komoditas seperti sayuran, tanaman obat, maupun tanaman pangan lainnya.
Sehingga masyarakat tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, tetapi juga berpotensi menambah pendapatan keluarga. “Karena Tarakan itu sebagai kota, dan lahannya sempit jadi kita juga menuju ke urban farming yang fokus pemanfaatan lahan pekarangan,” jelasnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami manfaat pembentukan Kelompok Wanita Tani. Serta mampu berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.
Kementerian Pertanian berharap semakin banyak Kelompok Wanita Tani yang terbentuk di Kota Tarakan sehingga pemanfaatan lahan pekarangan dapat dilakukan secara optimal. Berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
“Setiap kelurahan itu paling tidak harus memiliki kelompok wanita tani, setelah kami sosialisasikan baru pemilihan pengurus dari kesepakatan atau musyawarah,” kata Hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....