Resep Keluarga Harmonis Menurut Sigalovada Sutta

  • 20 Mei 2026 12:20 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN – Angka keretakan rumah tangga dan konflik keluarga di era modern sering kali dipicu oleh kurangnya perhatian, di mana anggota keluarga tinggal serumah namun sibuk dengan gawai masing-masing. Menjawab tantangan ini, Penyuluh Agama Buddha Kemenag Tarakan, Aditya Dhammajaya, S.Ag., membagikan resep keharmonisan keluarga berbasis Sigalovada Sutta melalui Pro 1 Tarakan.

Aditya memaparkan bahwa arah barat dalam Sigalovada Sutta secara khusus mengatur hubungan antara suami, istri, dan keluarga. Tempat terbenamnya matahari ini disimbolkan sebagai rumah, tempat manusia kembali untuk mencari ketenangan setelah seharian beraktivitas. Namun, ketenangan tersebut tidak datang tiba-tiba, melainkan harus dibangun lewat kesetiaan, komunikasi, dan tanggung jawab.

Dalam khotbahnya, ia merinci kewajiban timbal balik yang harus dipenuhi. Suami berkewajiban menghormati, setia, dan melindungi istri, sementara istri berkewajiban menjaga rumah tangga dan mengaturnya dengan bijaksana. Hubungan timbal balik yang sehat ini dinilai menjadi pondasi utama yang kokoh untuk melahirkan generasi masa depan yang bermoral dan berkarakter baik.

"Keluarga yang harmonis akan melahirkan anak-anak yang baik dan masyarakat yang damai. Tetapi jika keluarga rusak, maka masyarakat juga mudah kehilangan arah," jelas Aditya.

Aditya mengingatkan bahwa rumah yang dipenuhi rasa hormat akan menjadi tempat yang penuh berkah. Kebahagiaan sejati dimulai dari hubungan yang baik dan dilandasi cinta kasih di dalam rumah. Ia mengajak seluruh pendengar untuk mengakhiri kebencian dengan kasih sayang demi mewujudkan kedamaian hidup sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....