Kesadaran Kolektif Masyarakat Kunci Utama Penanganan Bencana Tarakan
- 30 Apr 2026 17:33 WIB
- Tarakan
Poin Utama
- Mitigasi Bencana
RRI.CO.ID, Tarakan - Kesadaran warga dalam menjaga lingkungan menjadi faktor penentu utama dalam keberhasilan upaya mitigasi bencana di wilayah Kota Tarakan. Meskipun pemerintah telah menyiapkan infrastruktur dan regulasi, tanpa dukungan perilaku disiplin masyarakat, potensi bencana akan tetap menghantui kehidupan sehari-hari.
Anggota DPRD Tarakan, Harjo Sulaika, menyoroti bahwa banyak bencana seperti banjir dan longsor sering kali dipicu oleh kelalaian manusia sendiri. Perilaku membuang sampah sembarangan dan menutup saluran air secara ilegal masih menjadi tantangan berat yang harus segera diatasi bersama.
Edukasi kebencanaan kini gencar dilakukan oleh BPBD dengan menyasar sekolah-sekolah dan komunitas guna menanamkan pemahaman dini tentang risiko lingkungan. Pengetahuan tentang cara menyelamatkan diri secara mandiri dianggap lebih berharga daripada hanya sekadar menunggu bantuan datang saat darurat.
Kepala BPBD Tarakan, Yonsep, mengingatkan bahwa ancaman cuaca ekstrem, tanah longsor, dan aktivitas sesar aktif selalu mengintai wilayah ini setiap waktu. Masyarakat dihimbau untuk lebih mengenal kondisi geografis tempat tinggal mereka, terutama bagi yang bermukim di daerah lereng perbukitan.
Salah satu upaya sederhana namun berdampak besar adalah melakukan penghijauan mandiri dengan menanam bambu di lahan kritis untuk menahan laju air. Selain itu, masyarakat diminta aktif mengikuti kegiatan kerja bakti rutin untuk memastikan saluran drainase di lingkungan masing-masing berfungsi optimal.
Penegakan Peraturan Daerah mengenai kebersihan dan pengelolaan sampah juga akan semakin diperketat guna memberikan efek jera bagi para pelanggar aturan. Kedisiplinan dalam mematuhi aturan tata ruang sangat diperlukan agar tidak ada lagi pemukiman yang dibangun di area berbahaya.
Menutup rangkaian pesan kesiapsiagaan, seluruh elemen sepakat bahwa urusan bencana adalah tanggung jawab bersama yang tidak bisa dibebankan hanya pada satu pihak. Semangat gotong royong dan kesadaran kolektif diharapkan mampu menciptakan lingkungan hidup yang aman, nyaman, dan tangguh. (ADR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....