Pengelola MBG Tegaskan Tidak Korupsi dalam Menu Ramadan
- 04 Mar 2026 12:38 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Ketua Yayasan Hidup Berbagi Kasih, Jackson Situmorang menegaskan tidak ada korupsi dalam pengelolaan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal itu ditegaskannya menanggapi sorotan masyarakat terhadap menu yang disajikan selama Ramadan dinilai tidak sesuai dengan anggaran yang disiapkan. "Korupsi dari mana? Enggak ada korupsi karena sudah jelas pembagiannya," tegas Jackson saat ditemui usai hearing di gedung DPRD Tarakan, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, anggaran yang dialokasikan Rp15 ribu setiap porsinya, tidak semuanya diperuntukkan untuk menu. Ada juga untuk biaya operasional hingga insentif penyedia SPPG.
"Perlu diketahui, yang diberikan kepada penerima manfaat itu jelas, Rp8 ribu untuk TK sampai Kelas 3 SD, lalu Rp10 ribu untuk kelas 4 SD, SMP, SMA hingga ibu hamil dan menyusui," bebernya.
Kemudian Rp3 ribu-Rp5 ribu menjadi biaya operasional seperti relawan, air, gas, PDAM dan lain sebagainya. "Bukan Rp15 ribu diberikan kepada anak. Karena relawan digaji, ada 50 orang di sana. Yang Rp2 ribu merupakan insentif penyedia dapur. Karena itu hak mitra yang sudah memfasilitasi dapur MBG," ungkap Jackson.
Ia juga menegaskan bahwa menu yang disajikan sudah sesuai standar yang ditetapkan ahli gizi. Pengelola tidak asal dalam memberikan menu MBG. (Rajab/sti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....