Lawan Candu HP! Ustaz Sultan Halim Ungkap Cara Jaga Iman di Era Digital

  • 23 Feb 2026 15:33 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan – Tantangan menjaga keimanan di era modern kini semakin kompleks dengan adanya media sosial dan ketergantungan pada gadget. Ustaz Sultan Halim, dalam tausiah bertajuk "Menjadi Mukmin Paripurna", mengingatkan bahwa teknologi seperti HP adalah pedang bermata dua yang bisa menguatkan atau justru merusak iman.

Dalam dialog tersebut, ia menyoroti kebiasaan masyarakat yang sering kali lebih sibuk dengan HP menjelang waktu-waktu emas seperti berbuka puasa. Padahal, momen tersebut merupakan waktu yang sangat mustajab untuk berdoa dan berzikir, bukan untuk sekadar scrolling konten yang tidak bermanfaat.

"HP bisa menjadi media positif jika jatuh di tangan orang baik, namun bisa merusak jika digunakan untuk melihat konten negatif atau begadang tanpa tujuan yang jelas," tegas Ustaz Sultan. Ia menghimbau agar umat Muslim lebih bijak dalam mengatur waktu layar selama bulan suci Ramadhan.

Ustaz Sultan juga menyinggung fenomena "update status" dalam beribadah. Ia menekankan pentingnya menjaga keikhlasan agar tidak terjebak dalam rasa ingin dipuji atau validasi sosial. Melakukan kebaikan secara "senyap" atau rahasia disebut sebagai salah satu cara efektif untuk melatih ketulusan hati.

Meski demikian, mempublikasikan kebaikan untuk tujuan syiar atau mengajak orang lain juga diperbolehkan, asalkan niat di dalam hati tetap terjaga hanya karena Allah. Kuncinya, menurut Ustaz Sultan, adalah terus memperbaiki niat dan tidak membiarkan diri merasa lebih baik dari orang lain.

Ciri mukmin yang imannya paripurna di era ini adalah mereka yang mampu bertawakal di tengah persaingan hidup yang ketat. Tawakal bukan berarti menyerah, melainkan bekerja keras secara maksimal lalu menyerahkan hasilnya sepenuhnya kepada kehendak Allah SWT agar terhindar dari sifat sombong maupun putus asa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....