Sukses Jual Pupuk, KMP Selumit Sasar Beras dan Telur

  • 21 Feb 2026 07:25 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Sebagai koperasi percontohan di Kota Tarakan, Koperasi Merah Putih (KMP) Selumit terus berinovasi dalam membuka unit usaha. Salah satu usaha potensial yang dikelolanya adalah penjualan pupuk organik dari limbah udang dan iklan. Pupuk produksi sendiri ini memiliki potensi pasar yang menjanjikan.

Meski belum mendapatkan izin edar, pupuk ini telah memiliki pelanggan rutin. Hal itu diakui Ketua KMP Kelurahan Selumit, Saifullah, belum lama ini.

Ia membeberkan pupuknya sering dibeli kelompok tani coklat di Kabupaten Malinau. Selain itu, rutin dipesan petambak di Pulau Bunyu, Kabupaten Bulunga. "Untuk pupuk organik yang kami produksi ini Alhadulillah yang rutin memesan dari kelompok tani coklat Malinau rata-rata 200 kg perbulan. Belum yang ke Bunyu dan petambak," ujarnya.

Diperkirakan 500 kg terjual setiap bulan. Dengan harga per bungkus berat 2 kg senilai Rp50 ribu. Selain pupuk, pihaknya berencana menjadi distributor beras dan Telur dari Sulawesi. Kebetulan salah satu pengurusnya memiliki peternakan ayam petelur di sana.

Usaha ini dinilai memiliki potensi menjanjikan karena permintaannya yang cukup tinggi. Penjualannya sendiri tidak hanya melayani masyarakat Tarakan, pihaknya berencana memenuhi kebutuhan di Kaltara.

Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Farida Farichah mengapresiasi pupuk organik yang diproduksi KMP Kelurahan Selumit.

Menurutnya, pupuk organik ini merupakan produk lokal yang patut dikembangkan. Tentu karena pengurusnya mampu melihat potensi yang ada di daerahnya. "Yang begini-begini (pupuk organik) yang ingin dikembangkan oleh pak presiden. Jadi setiap desa itu ada produk lokalnya masing-masing. Yang tahu siapa? Warga desa atau warga lurah yang ada di situ," tutur Farida Farichah saat melakukan kunjungan ke KMP Kelurahan Selumit. (Rajab/sti)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....