Operasi Ketupat Kayan Dimulai, Pastikan Idulfitri Aman
- 12 Mar 2026 20:40 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Operasi Ketupat Kayan 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 H secara resmi dimulai. Bahkan, apel pasukan telah digelar di halaman Rumah Jabatan Wali Kota Tarakan, pada Kamis (12/03/2026) pukul 16.00 WITA.
Walikota Tarakan dr. Khairul menegaskan operasi ini bertujuan memastikan kesiapan pengamanan serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi lonjakan arus mudik lebaran.
Antisipasi puncak arus mudik dan balik lebaran berdasarkan amanat Kapolri, Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan telah memetakan titik-titik krusial selama masa lebaran.
Puncak arus mudik diprediksi pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diperkirakan pada 24–25 Maret 2026. Di tengah situasi global yang tidak menentu akibat konflik di Timur Tengah, Walikota menyoroti pentingnya stabilitas harga pangan dan BBM.
Ia mengimbau warga Tarakan untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. “Stok kebutuhan pokok kita aman 2 sampai 4 bulan ke depan. Kami terus melakukan operasi pasar dan sidak untuk memastikan tidak ada penimbunan. Beli secukupnya sesuai kebutuhan,” tegasnya.
Mengingat kondisi cuaca pancaroba yang ekstrem, petugas juga disiagakan untuk mengantisipasi potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Selain itu, bagi warga yang akan mudik, wali kota memberikan imbauan penting demi keamanan rumah yang ditinggalkan.
Diantaranya pastikan kompor mati, regulator gas dilepas, dan kabel listrik yang tidak perlu dicabut untuk mencegah kebakaran. Kemudian kunci pintu dan jendela dengan rapat, biarkan lampu teras tetap menyala untuk memudahkan pengawasan oleh petugas patroli.
Terkait infrastruktur, Pemkot Tarakan terus melakukan pemeliharaan rutin pada fasilitas umum dan jalan rusak. Masyarakat diminta aktif melaporkan kendala di lapangan melalui saluran resmi. “Jika ada jalan rusak atau lampu mati, langsung sampaikan lewat WhatsApp agar segera ditindaklanjuti oleh OPD terkait,” tuturnya.
Mengenai Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN, ia memastikan anggarannya telah tersedia. Setiap kepala OPD untuk segera memproses administrasi pengajuan agar pencairan dapat dilakukan tepat waktu sebelum hari raya.
Operasi Ketupat Kayan 2026 ini akan melibatkan personel gabungan yang tersebar di berbagai pos pengamanan dan pelayanan strategis Kota Tarakan guna menjamin perayaan Idulfitri yang aman dan kondusif. (CRZ/sti)