Bupati Perintahkan Warga Waspada, Kebakaran Jangan Dibiarkan Meluas

  • 15 Agt 2026 15:26 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Bupati Bulungan Syarwani meminta masyarakat tidak menganggap remeh potensi kebakaran di tengah kondisi cuaca yang berubah-ubah dalam beberapa hari terakhir.

Kewaspadaan, menurutnya, harus dimulai dari lingkungan rumah masing-masing sebelum api berubah menjadi bencana yang lebih besar.

Syarwani menegaskan, kelalaian kecil seperti meninggalkan kompor menyala, instalasi listrik bermasalah, maupun peralatan elektronik yang masih terhubung dengan sumber listrik dapat menjadi pemicu kebakaran.

Karena itu, masyarakat diminta memastikan seluruh kondisi rumah benar-benar aman sebelum bepergian.

“Saya mengajak masyarakat untuk tetap waspada. Ketika akan bepergian, pastikan rumah dalam keadaan aman dari hal-hal yang bisa menyebabkan potensi kebakaran,” tegas Syarwani.

Ia menekankan, ancaman kebakaran tidak hanya datang dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kawasan permukiman juga memiliki risiko tinggi, terlebih jika potensi bahaya tidak diantisipasi sejak awal.

Menurut Syarwani, pencegahan harus menjadi prioritas. Jangan sampai kebakaran baru ditangani setelah api membesar dan merembet ke rumah maupun bangunan di sekitarnya.

Karena itu, ia mendorong pemerintah desa, RT/RW, masyarakat hingga komunitas lingkungan untuk memperkuat sistem kewaspadaan dan saling mengingatkan.

Setiap warga memiliki peran untuk mencegah terjadinya kebakaran, bukan hanya menunggu petugas datang ketika api sudah berkobar.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah dan pihak keamanan. Harus terbangun kesadaran masyarakat untuk senantiasa saling mengingatkan,” katanya.

Syarwani juga meminta jalur komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah dan unsur penanganan kebakaran tidak boleh terputus.

Informasi sekecil apa pun terkait munculnya api harus segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti sebelum kondisi berkembang menjadi lebih parah.

Peran Masyarakat Peduli Api (MPA), khususnya yang berada di sejumlah titik di Kecamatan Tanjung Selor, juga diminta diperkuat.

MPA harus mampu menjadi bagian dari respons awal di lapangan sekaligus segera berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran maupun BPBD ketika terjadi kebakaran.

Syarwani menegaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Pencegahan tidak boleh dilakukan setelah kejadian, tetapi harus dimulai dari kedisiplinan setiap rumah tangga dalam memastikan lingkungan tetap aman dari sumber-sumber api.

“Ketika terjadi kebakaran, segera ambil langkah-langkah dan minta dukungan, baik dari PMK maupun BPBD. Kecepatan penanganan sangat penting agar api tidak semakin meluas,” pungkasnya. (rln/*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....