Paskibraka Kaltara 2026 Dikukuhkan, Gubernur Tegaskan Tugas Kibarkan Merah Putih
- 15 Agt 2026 15:03 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2026 resmi dikukuhkan.
Putra-putri terbaik dari kabupaten/kota se-Kaltara kini memikul amanah penting untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Pengukuhan dilakukan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., di Tanjung Selor, Jumat (15/8/2026).
Bagi para anggota Paskibraka, pengukuhan bukan sekadar prosesi formal, melainkan penanda bahwa mereka telah dipercaya menjalankan tugas kehormatan di hadapan masyarakat Kaltara.
Gubernur Zainal menegaskan, tugas Paskibraka tidak boleh dipandang sebatas mengibarkan dan menurunkan bendera.
Di balik ketepatan langkah, kekompakan barisan dan sikap tegap, terdapat tanggung jawab untuk menjaga kehormatan simbol negara sekaligus menunjukkan karakter generasi muda yang disiplin dan berintegritas.
“Jadikan keanekaragaman sebagai kekuatan dan persatuan sebagai landasan dalam membangun Indonesia,” tegas Zainal.
Menurutnya, proses panjang yang telah dilalui para anggota Paskibraka harus menjadi pengalaman penting dalam membentuk mental dan karakter.
Seleksi ketat, pemusatan latihan serta pembekalan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi bagian dari proses untuk membentuk generasi muda yang memiliki daya juang dan kepemimpinan.
Mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, momentum pengukuhan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara, tetapi harus diisi dengan kontribusi nyata generasi muda.
Zainal meminta para anggota Paskibraka menjaga kehormatan yang telah diberikan. Mereka dituntut mempertahankan disiplin, kesehatan, kekompakan dan konsentrasi hingga pelaksanaan upacara mencapai puncaknya.
“Jaga kesehatan, stamina dan fokus. Tugas ini adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Gubernur juga memberikan apresiasi kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan dan pengorbanan hingga anak-anak mereka mampu melewati seluruh tahapan seleksi dan pelatihan.
Peran pelatih, pamong dan panitia juga dinilai sangat menentukan dalam mempersiapkan Paskibraka agar mampu menjalankan tugas secara maksimal.
Kepada jajaran pelatih dan panitia, Zainal meminta seluruh persiapan akhir tidak dilakukan secara serampangan. Setiap detail pelaksanaan upacara harus dipastikan melalui latihan dan koordinasi yang matang.
Ia berharap Paskibraka Kaltara 2026 tidak berhenti menjadi pasukan yang sukses menjalankan tugas pada 17 Agustus.
Lebih dari itu, mereka diharapkan mampu membawa nilai kedisiplinan, nasionalisme dan integritas tersebut ke lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.
“Menjadi Paskibraka adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Tunjukkan bahwa kalian layak dipercaya dan mampu menjadi teladan bagi generasi muda lainnya,” tegasnya.
Dengan pengukuhan tersebut, seluruh anggota Paskibraka Kaltara 2026 kini bersiap menghadapi tugas puncak. Pada 17 Agustus mendatang, langkah mereka akan menjadi bagian dari prosesi sakral untuk menjaga kehormatan Sang Merah Putih dan memperingati 81 tahun perjalanan kemerdekaan Indonesia. (rln/*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....