Cuaca Buruk, Picu Kenaikan Harga di Kepualauan

  • 29 Jan 2026 23:29 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Harga gas LPG di sejumlah wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep mengalami kenaikan signifikan. Bahkan, harga gas LPG di tingkat masyarakat dilaporkan mencapai Rp50.000 per tabung.

Kenaikan harga tersebut dipicu menipisnya pasokan gas LPG di wilayah kepulauan akibat terhentinya aktivitas pelayaran. Kondisi ini disebabkan cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi yang dipicu bencana hidrometeorologi.

Salah seorang warga Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Martani, mengatakan lonjakan harga gas LPG telah terjadi sejak awal Januari 2026. Menurutnya, kenaikan harga tersebut berkaitan langsung dengan faktor cuaca yang menghambat distribusi.

“Kenaikan harga ini sudah terjadi sejak awal Januari dan saat ini tembus hingga Rp50.000 per tabung,” ujar Martani, Kamis 29 Januari 2026.

Sementara itu, Camat Arjasa, Aynizar Sukma, menyampaikan bahwa terhentinya pelayaran menuju wilayah kepulauan berdampak terhadap stabilitas perekonomian masyarakat setempat.

“Cuaca buruk dengan gelombang tinggi dan angin kencang menyebabkan sejumlah kapal pengangkut kebutuhan pokok ke kepulauan tidak dapat beroperasi,” katanya.

Ia menjelaskan, menipisnya stok gas LPG di wilayah kepulauan berdampak langsung pada kenaikan harga di pasaran. Untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pasokan gas LPG segera ditangani dan harga tidak terus mengalami kenaikan,” ujarnya.

Aynizar menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan instansi terkait agar persoalan kelangkaan gas LPG di wilayah kepulauan dapat segera teratasi.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengatakan bahwa pemerintah daerah telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi menipisnya stok gas LPG di wilayah kepulauan.

“Saat ini sudah mulai dilakukan pengiriman gas LPG ke wilayah kepulauan. Sebelumnya pengiriman sempat dihentikan karena cuaca buruk,” ucapnya.

Ia menambahkan, secara bertahap kondisi distribusi dan perekonomian di wilayah kepulauan mulai kembali normal seiring membaiknya cuaca.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....