Harga Kebutuhan Pokok di Sumenep Masih Tinggi meski Rupiah Menguat
- 15 Jun 2026 13:11 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pergerakan rupiah yang menguat dalam beberapa hari terakhir ternyata belum mampu meredam kenaikan harga kebutuhan pokok di sejumlah daerah. Di Pasar Anom Baru Sumenep, Senin 15 Juni 2026. harga komoditas seperti bawang putih, cabai, beras, hingga minyak goreng dilaporkan masih menunjukkan tren kenaikan.
Harga bawang putih kini menembus Rp 45 ribu per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp 30 per kg.
Misna, salah seorang pedagang, menjelaskan bahwa lonjakan ini dipicu oleh tingginya ketergantungan Indonesia terhadap pasokan luar negeri.
"Bawang putih masih didominasi impor. Saat dolar AS sempat menguat kemarin, harga di tingkat distributor ikut terdorong naik," ujarnya, Senin 15 Juni 2026.
Kenaikan mencolok juga terjadi pada minyak goreng subsidi MinyaKita yang kini dijual seharga Rp 22 ribu per liter, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp 15.700 per liter. Selain itu, harga beras termurah naik menjadi Rp 15 ribu per kg, dan cabai rawit bertahan di kisaran Rp 60 ribu per kg.
Misna mengungkapkan bahwa meski stok barang di pasar saat ini masih aman, daya beli masyarakat justru mengalami penurunan drastis akibat lonjakan harga tersebut.
"Barang di pasar sebenarnya masih ada dan mencukupi, tetapi pembeli makin sedikit karena pasar sekarang terasa sepi," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....