Nasi Jagung Tradisional Tetap Digemari Warga Sumenep
- 11 Sep 2026 08:48 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Nasi jagung menjadi salah satu makanan tradisional yang masih digemari masyarakat Sumenep. Hidangan sederhana tersebut biasanya disajikan lengkap dengan sayur daun kelor, tahu goreng, tempe, taoge, serta mentimun segar.
Perpaduan berbagai bahan tersebut membuat nasi jagung memiliki cita rasa yang khas. Rasa gurih dari lauk seperti tahu dan tempe berpadu dengan sayuran segar, sementara nasi jagung memberikan aroma serta tekstur yang berbeda dari nasi berbahan beras.
Bagi sebagian masyarakat Sumenep, nasi jagung bukan sekadar makanan untuk mengenyangkan perut. Hidangan ini juga menjadi bagian dari kuliner tradisional yang diwariskan dan masih dipertahankan hingga sekarang.
Salah seorang warga Sumenep, Siti Aisah, mengatakan bahwa nasi jagung menjadi salah satu makanan yang disukainya karena memiliki cita rasa khas dan lauk pendamping yang beragam.
“Nasi jagung itu enak, apalagi kalau disajikan dengan sayur daun kelor, tahu, tempe, taoge, dan mentimun. Lauknya sederhana, tetapi kalau dimakan bersama rasanya lengkap,” kata Siti Aisah, warga Sumenep, Jumat 11 September 2026.
Menurut Siti, kombinasi nasi jagung dengan berbagai sayuran dan lauk membuat hidangan tersebut semakin nikmat. Sayur daun kelor memberikan cita rasa khas, sedangkan tahu dan tempe goreng menambah rasa gurih dalam sajian.
Taoge dan mentimun segar juga menjadi pelengkap yang memberikan sensasi berbeda ketika disantap bersama nasi jagung. Tekstur sayuran yang segar membuat hidangan terasa lebih bervariasi.
Siti menilai, makanan tradisional seperti nasi jagung perlu terus dikenalkan kepada generasi muda. Menurutnya, kuliner tradisional memiliki nilai tersendiri karena tidak hanya berbicara mengenai makanan, tetapi juga berkaitan dengan kebiasaan dan budaya masyarakat.
“Sekarang banyak makanan modern, tetapi makanan tradisional seperti nasi jagung tetap perlu dijaga. Rasanya khas dan mengingatkan kita pada makanan yang biasa disajikan di rumah,” ujarnya.
| Baca juga: Nasi Bakar Kian Digemari Warga Sumenep |
Selain cita rasa, nasi jagung juga dikenal sebagai hidangan yang menggunakan bahan-bahan sederhana dan mudah ditemukan. Lauk pendampingnya pun dapat disesuaikan dengan ketersediaan bahan di rumah.
Keberadaan makanan tradisional seperti nasi jagung juga menjadi bagian dari kekayaan kuliner daerah. Sajian tersebut menunjukkan bagaimana masyarakat memanfaatkan bahan pangan yang tersedia untuk menghasilkan makanan yang sederhana, tetapi tetap lezat dan mengenyangkan.
Bagi Siti, menikmati nasi jagung dengan sayur daun kelor, tahu goreng, tempe, taoge, dan mentimun merupakan salah satu cara untuk tetap mengenal makanan tradisional daerah.
“Kalau ada kesempatan, saya lebih senang makan nasi jagung lengkap seperti ini. Sederhana, tetapi rasanya nikmat dan membuat kenyang,” kata Siti.
Ia berharap makanan tradisional Sumenep tetap bertahan dan tidak kalah dengan berbagai kuliner modern yang semakin banyak bermunculan. Menurutnya, pengenalan makanan tradisional kepada anak-anak dan generasi muda menjadi salah satu cara agar kuliner tersebut tetap dikenal.
Dengan sajian yang sederhana namun kaya cita rasa, nasi jagung bersama sayur daun kelor, tahu, tempe, taoge, dan mentimun segar masih menjadi pilihan kuliner yang memiliki tempat tersendiri bagi masyarakat Sumenep. Hidangan tersebut tidak hanya menawarkan rasa, tetapi juga menjadi bagian dari warisan kuliner tradisional yang patut dilestarikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....