Nasi Sodu, Kuliner Khas Kalianget yang Tetap Bertahan di tengah Perkembangan Zaman

  • 23 Jun 2026 10:10 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Nasi Sodu menjadi salah satu kuliner tradisional yang masih bertahan dan digemari masyarakat di Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.

Hidangan khas yang telah diwariskan secara turun-temurun ini dikenal dengan cita rasanya yang sederhana namun kaya akan rasa, sehingga tetap menjadi pilihan masyarakat untuk menu sarapan maupun makan siang.

Nasi Sodu disajikan dengan nasi putih hangat yang disiram kuah gulai berbahan singkong muda atau waluh (labu) muda.

Kuah gulai yang gurih dan beraroma rempah tersebut kemudian dipadukan dengan berbagai lauk pelengkap, seperti sambal terasi pedas, potongan tahu, serta ikan tongkol yang menambah kelezatan hidangan.

Perpaduan rasa gurih, pedas, dan sedikit manis dari sayuran muda menjadikan Nasi Sodu memiliki karakter rasa yang khas dan berbeda dari hidangan lainnya.

Di Kecamatan Kalianget, Nasi Sodu tidak hanya dipandang sebagai makanan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian dari identitas kuliner masyarakat setempat.

Banyak warga yang masih mempertahankan cara memasak tradisional untuk menjaga cita rasa autentik yang telah dikenal sejak lama.

Munaye, warga Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, mengatakan bahwa Nasi Sodu merupakan salah satu makanan khas yang memiliki nilai sejarah dan kedekatan dengan kehidupan masyarakat pesisir Kalianget.

Menurutnya, hidangan tersebut sudah dikenal sejak ia masih kecil dan hingga kini tetap menjadi favorit banyak warga. “Nasi Sodu memiliki rasa yang khas karena kuah gulainya menggunakan singkong muda atau waluh muda yang dipadukan dengan sambal terasi, tahu, dan ikan tongkol.

"Makanan ini sederhana, tetapi rasanya sangat nikmat dan membuat orang selalu ingin menikmatinya lagi,” ujar Munaye Selasa, 22 Juni 2026.

Ia menambahkan, keberadaan Nasi Sodu perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar tidak kalah oleh berbagai makanan modern yang kini semakin mudah ditemukan.

Selain memiliki cita rasa yang lezat, kuliner tradisional ini juga mencerminkan kearifan lokal masyarakat Kalianget dalam memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.

“Anak-anak muda perlu mengetahui bahwa daerah kita memiliki makanan khas yang unik dan memiliki nilai budaya. Jika terus dilestarikan, Nasi Sodu tidak hanya menjadi makanan favorit warga lokal, tetapi juga dapat menarik minat wisatawan yang berkunjung ke Sumenep,” tambahnya.

Seiring berkembangnya sektor pariwisata dan promosi kuliner daerah, Nasi Sodu dinilai memiliki potensi untuk menjadi salah satu ikon kuliner Kabupaten Sumenep.

Keunikan bahan, cara penyajian, serta cita rasa yang khas menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmat kuliner tradisional.

Masyarakat berharap keberadaan Nasi Sodu dapat terus dilestarikan dan dipromosikan secara lebih luas, sehingga warisan kuliner khas Kalianget ini tetap dikenal dan dinikmati oleh generasi mendatang.

Dengan mempertahankan resep dan cara pengolahan tradisional, Nasi Sodu diyakini akan tetap menjadi bagian penting dari kekayaan budaya kuliner Kabupaten Sumenep.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....