Lima Tren Ngabuburit Ramadan 2026 Ala “Gen Z”

  • 19 Feb 2026 14:36 WIB
  •  Serui

RRI.CO.ID, Serui - Memasuki Ramadan 2026, gaya ngabuburit anak muda khususnya Gen Z makin kreatif dan penuh warna. Jika dulu ngabuburit identik dengan sekadar jalan sore atau berburu takjil, kini aktivitas menunggu waktu berbuka berkembang jadi momen aktualisasi diri, konten kreatif, hingga healing tipis-tipis.

Perpaduan dunia digital dan pengalaman offline jadi kunci tren tahun ini. Simak lima Tren Ngabuburit ala gen z berikut ini :

  1. Ngonten Ramadan Vibes
    Gen Z memanfaatkan momen emas ini untuk membuat konten bertema Ramadan di platform seperti TikTok dan Instagram. Mulai dari “daily Ramadan routine”, review takjil unik, hingga vlog ngabuburit estetik dengan filter warm tone. Bukan sekadar FYP, tapi juga membangun personal branding. Banyak yang memanfaatkan taman kota atau spot viral sebagai latar video singkat yang relatable dan autentik.
  2. Sporty Ngabuburit: Mini Workout & Fun Run
    Alih-alih rebahan, tren 2026 menunjukkan Gen Z memilih aktivitas ringan seperti pilates sore, stretching bareng komunitas, atau fun run menjelang magrib. Di kota besar seperti Jakarta dan Bandung, ruang terbuka hijau dipadati anak muda yang ingin tetap aktif tanpa menguras energi. Selain sehat, aktivitas ini juga jadi ajang socializing yang positif.
  3. Hunting Takjil Hidden Gem
    Berburu takjil tetap jadi favorit, tapi kini dengan konsep “hidden gem hunting”. Gen Z gemar mencari jajanan unik yang belum viral, lalu membagikannya secara real-time. Kawasan seperti Kota Tua Jakarta atau Alun-Alun Bandung sering jadi lokasi favorit. Faktor visual, packaging lucu, dan harga ramah kantong jadi pertimbangan utama sebelum di-posting.
  4. Ngabuburit Produktif: Workshop & Kelas Kilat
    Ramadan bukan alasan untuk berhenti berkembang. Banyak Gen Z mengikuti workshop singkat seperti journaling, kaligrafi, hingga kelas financial planning menjelang buka puasa. Komunitas kreatif dan coworking space ramai mengadakan event tematik Ramadan. Selain menambah skill, aktivitas ini memberi rasa pencapaian sebelum waktu berbuka tiba.
  5. Healing Rohani & Self-Reflection
    Di balik gaya yang fun dan digital-savvy, Gen Z juga menunjukkan sisi reflektif. Ngabuburit diisi dengan kajian santai, podcast religi, atau membaca buku pengembangan diri. Beberapa memilih mengunjungi masjid ikonik seperti Masjid Istiqlal untuk merasakan suasana spiritual yang lebih khusyuk. Tren ini menunjukkan keseimbangan antara hiburan, produktivitas, dan pendalaman makna Ramadan.

Ramadan 2026 membuktikan bahwa ngabuburit bukan sekadar menunggu waktu berbuka, tetapi ruang ekspresi dan koneksi bagi Gen Z. Dari konten digital hingga aktivitas komunitas, semuanya dilakukan dengan sentuhan kreatif dan nilai kebersamaan yang kuat.

Rekomendasi Berita