Menjawab Tantangan Hilirisasi Desa melalui Kemandirian Energi

  • 16 Agt 2026 16:01 WIB
  •  Semarang

Biogas yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai sumber energi untuk kebutuhan rumah tangga sekaligus mendukung kegiatan produktif, seperti pengolahan susu dan kopi. Sebelum memanfaatkan biogas, setiap rumah tangga rata-rata menghabiskan sekitar empat tabung LPG 3 kg per bulan dengan biaya sekitar Rp100.000.

Setelah beralih ke biogas, kebutuhan LPG turun menjadi sekitar satu tabung per bulan dengan biaya sekitar Rp25.000. Dengan demikian, setiap rumah tangga dapat menghemat sekitar Rp75.000 per bulan atau sekitar Rp900.000 per tahun.

Pemanfaatan biogas oleh sekitar 7–8 rumah tangga menghasilkan penghematan biaya energi sekitar Rp6,3–7,2 juta per tahun. Selain mengurangi ketergantungan terhadap LPG, pemanfaatan biogas juga mendukung kegiatan produktif masyarakat dan menghasilkan residu (slurry) yang dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

Pengisian digester biogas (kiri), penggunaan biogas untuk menggantikan LPG (kanan)

Pendekatan yang dilakukan tidak berhenti pada penyediaan energi. Ketersediaan energi dari biogas menjadi penggerak bagi hilirisasi komoditas unggulan desa. Melalui kegiatan pelatihan, pendampingan, dan pengadaan alat produksi, mitra SW1 yang menghasilkan sekitar 550–600 liter susu segar per hari tidak lagi hanya menjual susu dengan harga sekitar Rp8.500 per liter, tetapi mulai mengolahnya menjadi yoghurt dan keju.

Yoghurt dalam kemasan 250 mL dipasarkan dengan harga sekitar Rp12.000 per botol, sedangkan keju kemasan 200 gram mencapai sekitar Rp45.000 per kemasan. Kenaikan omzet dapat mencapai puluhan juta per tahun.

Hal serupa juga terjadi pada mitra SW2. Sebelum adanya pelatihan, pendampingan, dan pengadaan alat produksi pada tahun 2024, kopi basah masih dihargai sekitar Rp10.000–15.000 per kilogram. Setelah melalui proses pengolahan lanjutan, nilai jual meningkat menjadi sekitar Rp60.000–65.000 per kilogram untuk green bean, Rp160.000–180.000 per kilogram untuk roasted coffee, dan Rp200.000–225.000 per kilogram untuk kopi bubuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....