TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, Merawat Asa di Ketinggian Bukit Bruno

  • 13 Agt 2026 18:40 WIB
  •  Semarang

Menanam Pengetahuan, Membentengi Jiwa Masyarakat

Investasi jangka panjang pembangunan TMMD di Desa Watuduwur juga menyasar pada aspek intelektual melalui rangkaian kegiatan nonfisik. Berbagai penyuluhan terpadu digelar dengan melibatkan para pakar dari kedinasan terkait di lingkungan Pemkab Purworejo.

Warga desa dari berbagai kalangan usia memadati ruang pertemuan di balai desa. Mereka tampak antusias menyerap pengetahuan baru.

Masyarakat Desa Waruduwur, Kecamatan Bruno saat mengikuti penyuluhan yang dilakukan oleh Satgas TMMD bersama Pemdes. (Foto: RRI/Agus Sulistya)

Materi penyuluhan pertama berfokus pada ranah kesehatan, khususnya penyuluhan cegah stunting pada anak dan Posbindu PTM (Penyakit Tidak Menular). Ibu-ibu diajarkan cara mengolah menu makanan sehat seimbang dengan memanfaatkan potensi pangan lokal.

Selaras dengan itu, didistribusikan pula pemberian sembako dan nutrisi kepada ibu hamil dan balita. Program tersebut diharapkan dapat memutus mata rantai masalah gizi.

Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yanuar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., menekankan pentingnya pembangunan mental masyarakat di kawasan tapal batas."TMMD bukan hanya membangun sarana fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh sasaran yang dikerjakan dapat memberikan manfaat yang besar. “Dan meningkatkan kualitas hidup warga Desa Watuduwur," ujarnya,

Penutupan dan peresmian TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo di Desa Watuduwur pada Kamis, 13 Agustus 2026.(Foto: RRI/Agus Sulistya)

Mengingat Watuduwur berada di kawasan pegunungan yang rawan, penyuluhan penanggulangan bencana alam menjadi materi yang sangat krusial. Warga dibekali pengetahuan praktis mengenai tanda-tanda alam sebelum terjadinya longsor serta tata cara evakuasi mandiri yang aman.

Pilar nasionalisme juga diperkokoh. Warga diberi penyuluhan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara guna membentengi masyarakat dari pengaruh paham radikal.

Ranah pendidikan dan digitalisasi birokrasi ditutup dengan penyuluhan pendidikan sektor formal serta sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Petugas membimbing warga untuk mengaktifkan aplikasi kependudukan digital di gawai mereka masing-masing guna mempermudah akses layanan publik.

Peningkatan kualitas spiritual juga disentuh melalui rehabilitasi total. Ada dua unit tempat ibadah yang direhabilitasi, yakni Musholla Al Ikhlas di Dusun Pasuruan RT 04/02 dan Musholla Al Mujahidin RT 02/02.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....