TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, Merawat Asa di Ketinggian Bukit Bruno

  • 13 Agt 2026 18:40 WIB
  •  Semarang

Sentuhan Unggulan Kasad: Membasuh Dahaga dan Membedah Rumah Rapuh

Di samping pembangunan jalan, program unggulan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) menjadi penyelamat bagi pemenuhan hak-hak dasar warga. Sektor pemenuhan air bersih diwujudkan secara nyata melalui pembangunan sarana TNI Manunggal Air di 5 titik sumur bor strategis.

Langkah ini diperkuat dengan pengerjaan sistem pipanisasi sepanjang jalur pemukiman Dusun Pasuruan. Progresnya telah mencapai 50 persen.

Kepala Desa Watuduwur, Destriana Fatmiati, S.Pd. aktif memantau jalannya pengerjaan dan memperkuat koordinasi di lapangan agar seluruh sasaran berjalan lancar. Ia menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas seluruh dedikasi yang diberikan oleh personel Satgas di desanya.

"Kami sangat berterima kasih atas program TMMD. Pembangunan sumur bor untuk air bersih di Dusun Suruan (Pasuruan) serta sasaran infrastruktur lainnya yang kini menghidupkan desa kami," ungkapnya dengan haru.

Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 unit menyasar keluarga miskin yang selama ini tinggal di hunian yang rapuh. Dinding anyaman bambu yang lapuk diganti dengan batako kokoh, dan atap bocor diganti dengan genteng baru yang kuat.

Lantai tanah yang lembap disulap menjadi lantai semen yang bersih, kering, dan sehat bagi kesehatan penghuninya. Program renovasi hunian ini berhasil mengembalikan fungsi rumah sebagai tempat berlindung yang aman.

Warga Desa Watuduwur yang menjadi penerima manfaat rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Sariyem mengaku sangat bersyukur. Ia tak mampu menahan haru saat melihat dinding batako rumahnya kini telah kokoh berdiri.

Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan terima kasihnya kepada para prajurit TNI. Kini keluarganya tidak perlu lagi merasa cemas didera ketakutan akan atap bocor atau dinding ambruk saat badai gunung menerjang perkampungan mereka.

Sektor sanitasi dan ketahanan pangan juga diperkuat secara masif melalui pembangunan 5 unit MCK umum di titik pemukiman padat warga. Untuk menunjang pasokan pangan mandiri, Satgas bersama warga membuka lahan Hanpangan Jagung seluas 1 hektar.

Program fisik tambahan ditutup dengan gerakan penghijauan lereng perbukitan dan aksi pembersihan lingkungan secara massal. Langkah ini menjadi upaya menjaga kelestarian alam pegunungan Bruno.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....