Tren Kunjungan Wisatawan ke IKN Tunjukkan Capaian Positif, Membeludak saat Libur

  • 30 Jul 2026 19:00 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Nusantara - Tren kunjungan wisatawan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan peningkatan. Pada akhir pekan maupun libur panjang, kawasan ibu kota baru itu dipadati pengunjung yang ingin melihat langsung perkembangan pembangunannya.

Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi, mengatakan lonjakan kunjungan paling terlihat saat libur bersama. Dalam periode tersebut, jumlah wisatawan yang datang bahkan dapat mencapai ratusan ribu orang.

"Ada perkembangan positif untuk kunjungan wisata ke IKN. Khususnya pada hari-hari libur bersama, pengunjung membeludak bahkan bisa sampai ratusan ribu yang datang. Di akhir pekan juga banyak wisatawan yang datang ke Ibu Kota Nusantara," kata Muhsin usai mengisi acara Ngobrol bareng Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia PUTRI (Ngopi) di Rumah Ulin Arya, Kamis, 30 Juli 2026.

Menurutnya, sebagian besar wisatawan datang karena ingin menjadi saksi sejarah pembangunan ibu kota baru Indonesia. Selain itu, mereka juga ingin menikmati kawasan IKN yang mulai memiliki beragam destinasi dan atraksi wisata.

Muhsin menyebut, wisatawan domestik datang dari hampir seluruh wilayah Indonesia. Mulai dari Pulau Jawa, Sumatra, dan dari Kalimantan sendiri.

"Ada dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Jakarta, Jawa Tengah. Kemudian dari Sumatra itu paling banyak Sumatra Utara. Di daerah Kalimantan sendiri dari Kalimantan Timur. Bahkan dari Maluku juga ada," ucapnya.

Selain wisatawan domestik, lanjut Muhsin, IKN juga banyak menarik minat wisatawan mancanegara. Ia mengatakan sejumlah pengunjung berasal dari Australia, Belanda, Jerman, Malaysia, dan Singapura.

Melihat tingginya kunjungan wisatawan terhadap IKN, Muhsin berharap pengalaman itu dapat membuka mata masyarakat Indonesia maupun dunia bahwa proses pembangunan di IKN masih terus berjalan hingga detik ini.

"Sedang berjalan terus pembangunannya dan di sana ada banyak atraksi wisata. Jadi kami mengundang masyarakat Indonesia, khususnya Kaltim untuk berkunjung ke IKN dan menjadi saksi sejarah," kata Muhsin, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....