Maratua Jazz 2026 Padukan Musik, Wisata dan Konservasi

  • 14 Jun 2026 22:00 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Destinasi wisata unggulan Kalimantan Timur, Pulau Maratua, kembali bersiap menyambut ajang bergengsi Maratua Jazz 2026. Festival yang akan digelar pada Juni 2026 ini menawarkan pengalaman berbeda dengan memadukan pertunjukan musik jazz berkelas internasional dan keindahan ekowisata bahari yang menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.

Dikenal sebagai "Maldives-nya Indonesia", Pulau Maratua akan menjadi panggung eksotis bagi para musisi, wisatawan, dan pecinta alam untuk menikmati harmoni musik di tengah panorama laut tropis yang memukau.

Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, Ririn Saridewi, mengatakan Maratua Jazz tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mengusung konsep pariwisata berkelanjutan yang mengintegrasikan berbagai potensi daerah.

Menurutnya, festival ini dibangun di atas empat pilar utama, yakni konservasi lingkungan, pemberdayaan komunitas dan budaya lokal, pengembangan kuliner atau gastronomi daerah, serta perpaduan konser musik dengan aktivitas wisata selam yang telah mendunia.

"Maratua Jazz bukan sekadar konser musik. Festival ini menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan produk lokal Kalimantan Timur kepada wisatawan dari berbagai negara," ujarnya dilansir dari laman Pemprov Kaltim pada Minggu 14 Juni 2026.

Ririn mengakui kondisi ekonomi global yang dinamis, termasuk fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar, menjadi tantangan tersendiri bagi sektor pariwisata. Namun demikian, pihaknya tetap optimistis jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, akan tetap meningkat.

"Di tengah fluktuatifnya nilai rupiah terhadap dolar dan perubahan ekonomi global yang cukup dinamis, kita tetap berharap jumlah kunjungan wisatawan asing dan lokal tetap tinggi," katanya.

Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan Maratua Jazz sangat bergantung pada kreativitas promosi dan kualitas pelayanan kepada wisatawan. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat diharapkan mampu menghadirkan pengalaman terbaik bagi setiap pengunjung.

"Panitia dan penyelenggara harus mengemas promosi festival jazz ini sebaik mungkin dan menerapkan hospitality pariwisata yang prima kepada pengunjung. Dengan pendekatan ini, diharapkan segmentasi pasar akan naik dan bertambah, yang pada akhirnya dapat meningkatkan perputaran ekonomi serta Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Berau," ucapnya.

Melalui konsep yang memadukan musik, konservasi, budaya, kuliner, dan wisata bahari, Maratua Jazz 2026 diharapkan menjadi magnet baru pariwisata Kalimantan Timur sekaligus motor penggerak ekonomi daerah. Festival ini juga menjadi sarana edukasi bagi wisatawan untuk lebih mencintai dan menjaga kelestarian kekayaan alam Indonesia, khususnya ekosistem laut yang dimiliki Pulau Maratua.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....